Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khawatir KIPI, Perlukan Minum Obat Sebelum Disuntik Vaksinasi Covid-19?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 29 Agustus 2021 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 29 620 2462825 khawatir-kipi-perlukan-minum-obat-sebelum-disuntik-vaksinasi-covid-19-gOdEbQwceZ.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

PEMERINTAH terus menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air. Bahkan pemerintah menargetkan satu juta dosis vaksin yang disuntikan ke masyarakat per harinya. Meski demikian, relatif aman, tapi vaksinasi Covid-19 terkadang suka menyebabkan efek samping bagi penerimanya atau disebut KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Lantas bolehkan seseorang mengonsumsi obat-obatan penahan sakit sebelum divaksinasi?

Menjawab hal tersebut, Ketua Komnas Kipi, Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A(k), M. TroPaed, mengatakan pemerintah melaksanakan vaksinasi bukan hanya Covid-19 saja, tapi telah melaksanakan vaksin DPT yang melegenda dengan efek demam karena kandungan yang ada di dalamnya. Dulu pemerintah menganjurkan memberikan paracetamol terlebih dahulu baru di suntik.

“Tapi kemudian anjurannya berubah, obat penurun demam pada DPT diberikan hanya apabila ada gejala. Sama saja dengan vaksin Covid-19, kalau tidak ada gejala, tidak perlu diobati. Tidak dianjurkan untuk memberikan obat sebelum diimunisasi. Kalau ada gejala silahkan diminum,” kata Prof. Hindra, dalam sesi jumpa pers di channel YouTube Kominfo, Sabtu (28/8/2021).

vaksinasi covid-19

Baca Juga : Antusiasnya Vania Siswi Kelas 10 Ikut Vaksinasi Dosis Kedua Bersama MNC: Mau Ngerasain SMA di Sekolah

Sebagai solusinya untuk mencegah gejala pasca vaksinasi Covid-19, Prof. Hindra menyarankan masyarakat untuk membeli dulu obatnya, tapi jangan diminum. Sebab, jika keluhan demamnya ada 30 persen pada subjek yang divaksinasi, maka yang 70 persen lainnya kan tidak perlu mengonsumsi obat.

“Buat apa kita minum obat? Di lain pihak, gak ada sih bahayanya minum obat sebelum vaksin. Kalau ada gejala, mengonsumsi obat mengurangi potensi vaksin atau titer antibodi yang akan terbentuk? Ini tidak juga. Intinya minum obat apabila ada gejala. Pakai obat seperti yang biasa dipakai dan memberikan respon,” lanjutnya.

Prof. Hindra juga mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi obat sesuai dosis yang dianjurkan. Jangan gara-gara vaksin Covid-19, satu dosis obat digandakan menjadi dua dosis sekaligus dengan harapan supaya lebih efektif.

Sebab hal ini akan merugikan dan menimbulkan risiko. Jadi silahkan minum obat apabila ada gejala, dan tidak usah khawatir. Bila gejala berlanjut, segera berobat ke dokter, namun tidak direkomendasikan untuk minum obat sebelum gejala timbul.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini