Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selama Pandemi Paparan Asap Rokok Alami Peningkatan Tajam

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 620 2464367 selama-pandemi-paparan-asap-rokok-alami-peningkatan-tajam-zogNrLa5vp.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Menjauh

Praktisi Kesehatan Anak, dr. Achmad Rafli SPA menyebutkan bahwa selain paparan asap langsung dari perokok aktif, asap rokok yang tertinggal pada baju orang tua perokok berpotensi menyebabkan pneumonia pada anak yang menghirupnya.

Jadi, apabila Anda memang tidak bisa menahan diri untuk merokok, setidaknya jangan merokok di dekat orang lain, atau menjauhlah dari orang-orang. Selain menjauh, upayakan tidak merokok di dalam ruangan.

Alternatif rendah risiko

Jika cara-cara di atas belum cukup efektif, beragam produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, maupun snus mungkin bisa menjadi solusi untuk mengurangi merokok secara perlahan.

Produk tersebut tidak melalui proses pembakaran sehingga tidak menghasilkan asap seperti pada rokok. Khusus produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektrik, yang dihasilkan adalah uap hasil pemanasan. Alhasil, tentu tidak akan mengganggu orang di sekitar pengguna, beda dengan rokok konvensional.

"Hal terbaik yang dapat dilakukan seorang perokok adalah berhenti merokok sepenuhnya," kata John Newton, Direktur Peningkatan Kesehatan di Public Health England (PHE) dalam siaran pers.

"Dan, bukti menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif adalah salah satu alat bantu berhenti paling efektif yang tersedia, membantu sekitar 50 ribu perokok berhenti setiap tahun (Inggris),” ujar John Newton.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini