Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kelaparan atau Kehausan, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 620 2468068 kelaparan-atau-kehausan-mana-yang-lebih-berbahaya-untuk-tubuh-W2AP91eNC7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Di sisi lain, tubuh harus melakukan ketosis, yang bisa membuat berat badan turun secara signifikan dan menyebabkan Anda mengalami gejala awal kelaparan seperti pusing dan kelelahan.

Tubuh Anda dapat menghabiskan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu untuk menghabiskan simpanan lemak, tergantung pada seberapa banyak yang ada. Tapi begitu lemak hilang, satu-satunya yang tersisa untuk dibakar tubuh Anda adalah protein di dalam otot Anda, termasuk otot jantung Anda. Akibatnya, risiko serangan jantung bisa meningkat.

Setelah tubuh Anda mulai membakar protein, kesehatan Anda menurun dengan sangat cepat menyebabkan berbagai masalah seperti osteoporosis, penyakit kardiovaskular, gagal organ yang bila tidak segera diobati bisa berakibat fatal.

Sementara bila tubuh kekurangan air, maka tak ada mekanisme serupa Anda memecah jaringan untuk menggantikan bahan bakar dari makanan. Dalam beberapa jam setelah tidak minum, Anda dapat mulai mengalami gejala dehidrasi termasuk haus, kulit kering, pusing yang seiring waktu bisa berkembang menjadi kebingungan, kegagalan organ.

Ali mengingatkan, dehidrasi dapat berujung secara cepat terutama saat kondisi cuaca panas.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini