Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Sebut Kebijakan Risma Kembangkan SKA Lompatan Besar

Fahmi Firdaus , Jurnalis · Jum'at 10 September 2021 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 620 2469216 dpr-sebut-kebijakan-risma-kembangkan-ska-lompatan-besar-njuIhiYM5D.jpg foto: ist

JAKARTA - Komisi VIll DPR RI memuji kebijakan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang mengembangkan Sentra Kreasi Atensi (SKA). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memastikan akan mendukung langkah dan kebijakan Mensos yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap Ternyata Dewan Syuro Jamaah Islamiyah)

"Ini (SKA) merupakan lompatan besar. Kami di DPR akan mendukung Mensos baik dari sisi kebijakan maupun anggaran untuk program-program penanganan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat kurang mampu,” ujar Ketua Komisi VIll DPR RI Yandri Susanto, Jumat (9/10/2021).

(Baca juga: Saat Bung Karno Jadikan TNI AL Kekuatan Militer yang Mengerikan)

Yandri mengungkapkan rasa bangga kepada Mensos yang telah menginisiasi SKA. Ia menyatakan, SKA merupakan terobosan dalam penanganan kemiskinan.

"Ini luar biasa. Dan DPR mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap Ibu Menteri dan jajaran yang telah bekerja keras menghimpun masyarakat yang kurang beruntung untuk bisa mendapatkan pembinaan dan kesempatan meningkatkan pendapatannya," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Risma mengatakan, tujuan pengembangan SKA ini sebagai tempat bagi para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang telah mendapat pelatihan untuk memasarkan produknya.

"SKA merupakan ajang bagi para PPKS yang telah mendapatkan pembinaan Kemensos untuk menyajikan berbagai hasil pelatihan yang selama ini sudah didapat," kata Mensos.

Namun demikian, kesempatan yang sama juga terbuka bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tinggal di sekitar balai untuk memasarkan produk hasil karya mereka di SKA.

"Saya pikir sayang sekali jika SKA ini hanya digunakan oleh penerima manfaat yang ada disini, yang ada di balai. Karena itu kalau nanti ada keluarga PKH di sektiar sini kemudian juga ada penerima BPNT yang mempunyai usaha, silahkan ditampilkan di sini," katanya.

Risma mengunjungi beberapa stand yang ada di Sentra Kreasi ATENSI, yaitu Tata Rias dan Salon, Kuliner, Galeri Jahit, Mini Mart, Budidaya Tanaman/Ikan dan Handycraft. Sentra Kreasi ATENSI ini dapat diisi oleh penerima manfaat Kementerian Sosial, Lembaga Kesejahteraan Sosial dan masyarakat umum.

Mensos juga menyampaikan harapannya, agar semua elemen masyarakat bersinergi dalam penanganan pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir dua tahun ini.

"Pemerintah tidak mungkin bisa bekerja sendiri, namun memerlukan partisipasi dari semua elemen dalam penanganan pandemi Covid-19 ini," katanya.

Pemerintah sangat membutuhkan peran serta dari berbagai pihak yaitu dunia usaha, komunitas, relawan, para tokoh masyarakat dan media. Kemensos juga mengaktifkan Pilar-Pilar Sosial yang diharapkan tampil dan berperan sebagai garda terdepan dalam pencegahan maupun penanganan permasalahan sosial yang terjadi sebagai dampak dari pandemi Covid-19," ujarnya.

Pilar-Pilar Sosial seperti Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Penyuluh Sosial Masyarakat (Pensosmas), sangat diharapkan membantu pemerintah dalam menangani permasalahan sosial di masyarakat.

"Mereka merupakan SDM (sumber daya manusia) Kesos di masing-masing daerah yang sangat memahami kondisi masyarakatnya. Mereka menjadi ujung tombak dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 ini dan dapat bersinergi dengan stakeholder yang ada di daerah," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan juga penyerahan berbagai bantuan. Yaitu bantuan ATENSI Kewirausahaan bagi 181 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dengan total bantuan sebesar Rp497.967.342; bantuan ATENSI Aksesibilitas bagi 319 PPKS total Rp228.576.395; dan bantuan ATENSI Kebutuhan Dasar bagi 266 PPKS total sebesar Rp64.030.890.

Kemudian diserahkan juga bantuan ATENSI Anak Yatim bagi 23 anak dengan total bantuan Rp15 juta dan penyerahan bantuan ATENSI Sarana Kamar bagi 8 PPKS Lanjut Usia dengan nilai Rp4.908160.

Dukungan ATENSI ini merupakan kolaborasi dari beberapa balai yaitu Balai Besar Inten Soeweno, Balai Mulya Jaya Jakarta, Balai Panasea, Balai Handayani, Balai Melati, Balai Budhi Dharma, Balai Pangudi Luhur, Balai Galih Pakuan, Balai Wyata Guna, Balai Abiyoso dan Loka Kahuripan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini