Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Santri Nasional 2021 Mengusung Tema 'Santri Siaga Jiwa Raga'

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 620 2474557 hari-santri-nasional-2021-mengusung-tema-santri-siaga-jiwa-raga-pr9W1TqifM.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas meluncurkan tema dan logo Hari Santri Nasional 2021. (Foto: Kemenag)

SANTRI merupakan aset luar biasa yang dimiliki Tanah Air. Dari para santri inilah bangsa Indonesia memiliki karakter yang kuat sekaligus mampu mempertahankan persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan. Demikian diungkapkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2021 pada 22 Oktober mendatang.

"Tahun ini tema Hari Santri adalah 'Santri Siaga Jiwa Raga'. Ini sebagai bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia," ujar Menag saat peluncuran tema dan logo peringatan Hari Santri Nasional di Gedung Kementerian Agama, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Ternyata Rasulullah Juga Menutup Telinga ketika Dengar Musik 

"Siaga Jiwa Raga juga merupakan komitmen seumur hidup santri untuk membela Tanah Air yang lahir dari sifat santun, rendah hati, pengalaman, dan tempaan santri selama di pesantren," lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa Siaga Jiwa bermakna pula bahwa santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. Maka itu, santri tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak pemikiran dan komitmen terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia.

Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia.

"Jadi, Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting di era pandemi corona virus desease (covid-19) sekarang ini, di mana santri tetap disiplin dan tidak boleh lengah dalam melaksanakan protokol kesehatan 5M+1D (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas, dan Doa) demi kepentingan bersama," tutur Menag.

Baca juga: Santri Tutup Telinga Dengar Musik, Yenny Wahid: Semangat Hafal Alquran-nya 

Ia melanjutkan, Hari Santri Nasional tidak hanya milik kalangan pesantren atau ormas Islam tertentu, melainkan milik segenap masyarakat Indonesia. Sebab, selama ini kaum santri selalu siap dan sedia menjadi pengawal dan penerang NKRI.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, beberapa rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Hari Santri 2021 di antaranya: Pesantren Virtual Exhibition, Sayembara Santri Siaga Jiwa Raga yang meliputi VAKSIN (Video Aksi Kiai-Santri Indonesia), Surat Santri untuk Presiden dan Menteri, Challenge Selamat Hari Santri, Santri Sehari Menjadi Menteri, dan berbagai kegiatan lainnya.

Sebagai penutup dari rangkaian peringatan Hari Santri 2021 bakal dilaksanakan Upacara Bendera pada 22 Oktober.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini