Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Diminta Waspadai Transmisi Penularan Varian Delta saat Penyelenggaraan PON XX Papua

Binti Mufarida, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 620 2478199 pemerintah-diminta-waspadai-transmisi-penularan-varian-delta-saat-penyelenggaraan-pon-xx-papua-peEpafnlYN.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Bdang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Masdalina Pane, meminta pemerintah dalam hal ini Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mewaspadai potensi transmisi penularan varian Delta saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

“Nah, ke depan ini yang harus diwaspadai adalah PON. PON XX yang di depan kita saat ini,” ucap Masdalina secara virtual, Selasa (28/9/2021).

Pasalnya, kata Masdalina, varian Delta ini menyebar tidak di seluruh provinsi di Indonesia, hanya di 25 provinsi. “Kalau kita lihat Delta itu di Indonesia tidak terjadi di seluruh provinsi. Ada 25 provinsi yang memiliki Delta. Kabupaten/kotanya juga tidak di seluruh kabupaten/kota,” ucapnya.

Karena itu, Masdalina meminta pemerintah harus mengantisipasi potensi terjadi kenaikan kasus ketika ada pertemuan banyak orang dalam satu waktu seperti di PON XX Papua.

“Dengan pertemuan banyak orang pada PON sekalipun dengan protokol kesehatan yang ketat, ini harus menjadi antisipasi kita kalau kemudian terjadi peningkatan karena perputaran transmisi pada mass gathering kita menyebutnya mass gathering, pertemuan banyak orang pada satu waktu. Ini yang harus diantisipasi,” tuturnya.

Baca Juga : Bertambah 2.057, Ini Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini

Masdalina pun meminta pemerintah belajar dari pengalaman negara lain saat menyelenggarakan event besar. “Belajar dari kasus Tokyo, Olimpiade Tokyo, kemudian kita belajar dari Piala Eropa ya, cukup ada peningkatan sedikit ya dari kegiatan-kegiatan tersebut. Apalagi saat ini kita sudah mulai akan membuka kegiatan-kegiatan internasional maupun kegiatan-kegiatan yang lokal. Itu juga harus menjadi perhatian,” katanya.

(erh)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini