Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Kurangi Rasa Khawatir saat Sekolah Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 04 Oktober 2021 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 620 2480851 cara-kurangi-rasa-khawatir-saat-sekolah-mulai-pembelajaran-tatap-muka-19oRSnVyXh.jpg Ilustrasi (Foto : Thestar)

PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) menimbulkan rasa khawatir di benar orang tua siswa. Meski kasusnya sudah mulai melandai, Covid-19 masih tetap ada dan mengintai. 

Karenanya, sebagian orang tua masih memilih anaknya belajar melalui daring. Di sisi lain, pemerintah sudah memperbolehkan beberapa sekolah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal ini berkaitan dengan mencegah dampak permanen dari pembelajaran jarak jauh yang mengkhawatirkan.

Karena itu, penting untuk orangtua mempertimbangkan anaknya untuk kembali bersekolah tatap muka, bertemu teman sebayanya dan diajar langsung oleh gurunya.

Pembelajaran Tatap Muka

Nah, agar Anda sebagai orangtua tidak begitu khawatir, Dokter Spesialis Anak dr Natasya Ayu Andamari, Sp.A, memberikan beberapa tips berikut ini:

1. Ajak anak bicara soal sekolah tatap muka

Jelaskan kepada anak mengenai keadaan saat ini serta aturan pembelajaran tatap muka yang harus dipatuhi. "Tanyakan pendapatnya apakah memilih mengikuti pembelajaran tatap muka atau tetap mengikuti sekolah daring," terang dr Natasya dalam webinar #KurangiWorry Mama's Choice, belum lama ini.

Baca Juga : Pembelajaran Tatap Muka Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

2. Ajak anak patuh protokol kesehatan

Ajarkan anak memakai masker dengan benar, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak saat sekolah tatap muka. Protokol kesehatan ini amat penting untuk meminimalisir risiko paparan virus dari orang lain ke anak Anda.

Sebagai orangtua, boleh juga membawakan anak hand sanitizer yang fungsinya melindungi tangan si anak dari bakteri atau virus penyakit. "Usahakan pilih hand sanitizer yang mengandung kandungan benzalkonium chloride dan aroma yang ramah anak seperti lemon," kata Rahne Putri, seorang ibu dari dua anak yang juga Head of Branding Mama's Choice.

3. Kuatkan imunitas si kecil

Imunitas yang kuat bukan hanya soal menjaga vitamin tubuh si anak tercukupi dengan asupan makanan bergizi, tetapi juga menghindari si anak dari stres akibat perubahan rutinitas.

Dokter Natasya mengatakan, untuk menghindari si kecil mengalami stres, orangtua mesti membiarkan anaknya melakukan kegiatan yang mereka sukai ketika berada di rumah dan sempatkan waktu bermain bersama. "Ciptakan suasana rumah yang nyaman dan bersih dari virus," sarannya.

Ia menambahkan, orang tua harus mempersiapkan segala tindakan preventif untuk anak selama pembelajaran tatap muka seperti melakukan pemeriksaan kesehatan buah hati secara berkala.

"Saat ini vaksin memang belum bisa digunakan untuk anak di bawah 12 tahun, tapi orang tua bisa memberikan vaksinasi lengkap yang disarankan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) seperti vaksin influenza," tambah dr Natasya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini