Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MotoGP 2021 Makin Sengit Jelang Akhir Musim, Francesco Bagnaia Tetap Santai

Tino Satrio, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 620 2482884 motogp-2021-makin-sengit-jelang-akhir-musim-francesco-bagnaia-tetap-santai-uIoXQFw4hc.jpg Francesco Bagnaia tetap santai dalam perebutan gelar juara MotoGP 2021 (Foto: MotoGP)

BOLOGNA - Perebutan gelar juara MotoGP 2021 antara Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dengan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) makin sengit mendekati akhir musim. Akan tetapi, Bagnaia ternyata tetap santai di tengah panasnya persaingan.

Seperti diketahui, Pecco -sapaan Bagnaia- finish di urutan ketiga pada balapan MotoGP Amerika Serikat (AS) 2021. Ia naik podium setelah finish delapan detik di belakang sang pemenang, Marc Marquez (Repsol Honda).

Fabio Quartararo vs Francesco Bagnaia (Foto: Reuters)

Kendati begitu, poin pembalap asal Italia itu masih tertinggal lumayan jauh, yaitu 52 angka, dari Quartararo yang meimpin klasemen sementara dengan 254 poin. Sebab, El Diablo -julukan Quartararo- finish kedua di Circuit of The Americas (COTA).

Usai balapan, pembalap asal Italia itu sempat disinggung oleh wartawan tentang kansnya menikung pembalap Quartararo. Menariknya, ia mengaku lebih santai dan tetap mencoba untuk kompetitif dalam perburuan gelar juara.

BACA JUGA: Legawa Disalip di MotoGP AS 2021, Bagnaia Sampaikan Terima Kasih ke Jack Miller

"Saya disini hanya mencoba untuk menutup celah yang sepertinya tidak mungkin untuk ditutup," kata Bagnaia, dilansir dari Motorsport, Kamis (7/10/2021).

"Namun, saya tetap mencoba. Akan tetapi, saya lebih santai dari Fabio karena dia lebih memikirkan kejuaraan. Saya hanya ingin menjadi sekompetitif mungkin dan saya tidak bilang, bahwa Fabio tidak santai dari saya, dan saya merasa lebih tenang darinya," sambungnya.

Pembalap berusia 24 tahun itu juga tak ingin gegabah dalam perburuan titel karena defisit poin dengan Quartararo lumayan jauh. Alhasil, ia tak ingin mengambil risiko terlalu besar dalam balapan.

Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

"Yang pasti, saya tidak akan melakukan sesuatu seperti Aegerter karena jika Anda memiliki kemungkinan untuk menyalip, Anda akan menyalip. Dan jika Anda tidak memilikinya, terlalu berisiko untuk melakukan hal yang berbahaya," ujarnya.

"Jarak poin saya dengannya bukan hanya delapan, atau tujuh poin, tetapi 50. Jadi, saya kira risiko itu bukan sesuatu yang harus saya lakukan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini