Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Upayakan 3,6 Juta Lapangan Kerja Setiap Tahunnya

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 620 2500066 pemerintah-upayakan-3-6-juta-lapangan-kerja-setiap-tahunnya-zX30DdYbBO.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: istimewa)

JAKARTA - Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas terus digencarkan oleh pemerintah. Hal itu merupakan syarat untuk membawa Indonesia Maju pada tahun 2045.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, pembangunan manusia yang saat ini digencarkan bertujuan untuk menciptakan manusia Indonesia yang profesional.

Dia menerangkan, manusia profesional yang ingin diwujudkan pemerintah adalah manusia yang produktif, mampu bersaing, dan berkepribadian Indonesia.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Terbuka Senat Universitas Jember Dalam Rangka Dies Natalis Ke-57, secara daring, pada Rabu 10 November 2021.

"Tujuan pembangunan manusia Indonesia adalah untuk terciptanya atau bertumbuhnya kualitas manusia Indonesia yang unggul. Unggul itu yaitu manusia Indonesia yang profesional dalam arti produktif, mampu bersaing, dan berkepribadian Indonesia yang kuat," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Anak Usia 6-11 Tahun Divaksin Sinovac, Menko PMK: Setelah Ada Izin BPOM

Akan tetapi, menurut Menko PMK, masih ada tantangan yang harus diperhatikan dalam mewujudkan manusia profesional, yakni masalah daya saing manusia Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Berikan Perhatian Khusus Bali karena Jadi Tuan Rumah Acara Internasional

Dia memaparkan, mengacu laporan World Economic Forum (WEF), indeks daya saing global Indonesia dalam Global Competitiveness Index 2019 menempati peringkat 50 dari 141 negara. Posisi tersebut merosot dari yang sebelumnya menempati posisi ke 45.

Dengan mengacu kondisi tersebut, maka pembangunan SDM profesional adalah hal mutlak harus digencarkan. Menurut Menko PMK, peran lembaga pendidikan menjadi sentral untuk membangun SDM Indonesia.

"Lembaga pendidikan harus berkualitas, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif, produktif, profesional, punya karakter kuat sebagai kader bangsa," ujarnya.

Kemudian, imbuh Menko Muhadjir, penyediaan lapangan pekerjaan juga sangat penting untuk mewujudkan SDM Indonesia yang profesional.

Dia menerangkan, saat ini jumlah angkatan kerja produktif Indonesia sebanyak 140 juta orang. Paling tidak, pemerintah harus menyediakan lapangan kerja per tahun untuk angkatan kerja baru sekitar 3,6 juta lapangan kerja.

Baca juga: Warning! RI Bakal Kekurangan 9 Juta Pekerja TIK pada 2030

"Saat ini pemerintah tengah berusaha untuk menyediakan lapangan pekerjaan dengan jumlah yang relatif aman dengan kualifikasi pekerjaan yang sesuai dengan SDM yang telah ditempa oleh sekolah atau perguruan tinggi.

Muhadjir menilai, kesuksesan pembangunan SDM Indonesia yang profesional adalah ketika penghasilan kereka mampu memenuhi kebutuhan diri sendiri, kebutuhan mereka yang tidak produktif, dan sisanya ditabung.

Baca juga: Sri Mulyani: Kompetitor Besar Bukan Lagi Manusia tapi Mesin dan Teknologi

"Kalau itu terjadi, orang yang berusia produktif juga akan menghasilkan penghasilan produktif. Dapat memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, untuk memenuhi mereka yang tidak produktif, dan kelebihannya ditampung sebagai tabungan nasional," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini