Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Pimpin Apel Antisipasi Dampak La Nina, Ungkap 3 Prinsip Penanganan Bencana

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis · Senin 15 November 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 620 2501976 anies-pimpin-apel-antisipasi-dampak-la-nina-ungkap-3-prinsip-penanganan-bencana-4rnLsvqqPR.jpg Anies Baswedan. (Foto: Dok Pemprov DKI)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel kesiapsiagaan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Penggiat Kebencanaan DKI Jakarta terhadap dampak La Nina.

Anies menyebut menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, peningkatan curah hujan 70-100 persen akan terjadi mulai Desember tahun ini karena dampak La Nina. Jakarta menjadi salah satu daerah di Pulau Jawa yang juga diprediksi akan terkena dampak La Nina, berupa peningkatan curah hujan mencapai 100 persen. 

"Di DKI Jakarta terdapat 3 sumber penyebab terjadinya banjir. Pertama, dari kawasan pesisir atau rob. Kedua, dari kawasan selatan pegunungan yaitu air hujan yang mengalir di 13 sungai yang melalui Jakarta. Ketiga, dari hujan lokal yang terjadi di Jakarta," ucap Anies dalam laman Instagram @aniesbaswedan dikutip, Senin (15/11/2021).

"Ketiga masalah itu akan dihadapi dengan 3 prinsip, yaitu Siaga, Tanggap dan Galang," imbuhnya.

Anies mengucapkan terima kasih atas ikut sertanya, bersinerginya segenap elemen masyarakat dan relawan kebencanaan di DKI Jakarta. Ia pun berharap kolaborasi relawan PMI dan relawan kebencanaan ini akan bisa menggerakkan seluruh unsur masyarakat di Ibukota di segala lapisan, khususnya ketika terjadi bencana banjir dan dampak bencana yang ditimbulkannya.

Baca juga: Anies Baswedan Hadiri Silaturahmi Nasional Wahdah Islamiyah

"Kita juga melibatkan setiap unsur elemen masyarakat dari mulai level RT, RW dan tokoh masyarakat untuk selalu siap siaga menginformasikan ke petugas/relawan penanganan bencana terutama pada daerah-daerah yang setiap tahunnya tergenang oleh air, begitu juga banjir rob, banjir kiriman dan banjir lokal," ujarnya. 

Kemudian, Anies juga tetap menargetkan banjir atau genangan surut dalam waktu enam jam.

"Bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, targetnya kami akan memastikan daerah-daerah yang biasanya banjir tergenang 3-4 hari, sekarang kurang dari sehari sudah kering. Para petugas seperti Lurah, Camat, BPBD, serta OPD terkait lainnya, semua punya target 6 jam surut," tuturnya. 

Lebih lanjut, Anies turut mengapresiasi segenap pengurus dan relawan PMI DKI.  

"Apresiasi dan terima kasih kepada segenap Pengurus dan Relawan PMI DKI Jakarta yang selalu siaga dan hadir langsung memberikan bantuan dan pertolongan kepada yang membutuhkan di saat bencana dan krisis. Selamat bertugas membantu warga Jakarta dalam menghadapi musim penghujan dan dampak peristiwa La Nina," tutupnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini