Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO: Kematian Akibat Covid-19 di Eropa pada Maret 2022 Bisa Capai 2,2 Juta

Agregasi VOA, Jurnalis · Rabu 24 November 2021 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 620 2506749 who-kematian-akibat-covid-19-di-eropa-pada-maret-2022-bisa-capai-2-2-juta-n3SrVFRGeM.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Kantor regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa pada Selasa (23/11/2021) mengatakan wilayah dengan 53 negara itu diperkirakan mengalami 700.000 lagi kematian akibat Covid-19 dalam empat bulan ke depan jika upaya vaksinasi tidak ditingkatkan.

Dalam sebuah pernyataan, WHO Wilayah Eropa melaporkan kawasan itu mengalami hampir 4.200 kematian akibat Covid-19 dalam seminggu terakhir. Angka itu dua kali lipat lebih tinggi dari jumlah kematian harian yang dilaporkan pada akhir September 2021.

BACA JUGA: WHO: Eropa Pusat Pandemi Covid-19 Meskipun Persediaan Vaksin Banyak

Eropa telah melewati 1,5 juta kematian akibat Covid-19 selama pandemi dan data yang dikumpulkan Institute for Health Metrics and Evaluation untuk WHO-Eropa menunjukkan virus corona menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh Eropa dan Asia Tengah.

Kantor regional WHO itu memproyeksikan adanya permintaan yang tinggi atau ekstrem untuk rawat inap di rumah sakit di 25 negara di Eropa dan tekanan yang tinggi atau ekstrem di unit perawatan intensif di 49 negara antara sekarang dan 1 Maret 2022.

BACA JUGA: WHO: Kematian Covid-19 di Eropa Terbanyak di Dunia

Disebutkan, berdasarkan tren, kumulatif kematian yang dilaporkan di Eropa, diproyeksikan mencapai lebih dari 2,2 juta sampai Maret 2022.

Dalam pernyataannya, Direktur WHO Wilayah Eropa Hans Kluge menyerukan pendekatan "vaksin plus" yang memungkinkan orang-orang di kawasan itu dapat hidup dan melanjutkan aktivitas sehari-hari.

"Ini berarti mendapatkan dosis vaksin standar, suntik booster yang ditawarkan, dan menerapkan langkah-langkah pencegahan ke dalam rutinitas normal kita," kata Kluge.

Disampaikan bahwa vaksin, ditambah memakai masker, mencuci tangan, ventilasi dalam ruangan, menjaga jarak antar individu dan bersin ke siku lengan merupakan cara yang sederhana dan efektif untuk mengendalikan infeksi sekaligus menjamin kehidupan masyarakat terus berjalan.

Sementara itu, pertemuan para menteri Uni Eropa di Brussels Selasa memperdebatkan penggunaan booster di seluruh kawasan untuk menekan kembalinya gelombang infeksi Covid-19.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini