Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Riwayat Lukisan Basuki Abdullah di Era Digital

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 620 2511048 riwayat-lukisan-basuki-abdullah-di-era-digital-JBwqwtQESS.jpg Basuki Abdullah. (Foto: Instagram)

LUKISAN maestro Basuki Abdullah memang selalu menarik perhatian. Karya lukisannya sepanjang masa pun selalu dihargai dengan berbagai cara dan punya riwayat unik di era digital.

Basuki Abdullah merupakan pelukis terkenal di Indonesia. Pelukis beraliran realis dan naturalis ini pernah diangkat menjadi pelukis resmi Istana Merdeka pada 1974.

Melihat kiprahnya di dunia seni, tidak heran jika Basuki Abdullah dijuluki sebagai maestro lukisan di Indonesia. Berbagai karyanya telah membuktikan bakat seni yang mengalir dalam darah Basuki Abdullah.

Baca Juga: 24 Seniman Indonesia Bakal Lelang 163 Karya, Nyoman Nuarta Bantu RS Terapung

Hasil lukisan Basuki Abdullah pun kini dihargai dengan Non Fungible Token (NFT) yang sedang menjadi tren. Biasanya digunakan oleh seorang seniman untuk menjual karya seninya atau konten digital mereka.

Lewat tren ini, karya digital pun bisa dijual dan dipastikan keasliannya. Walau konten atau karya tersebut banyak diduplikasi dan beredar di internet.

Salah satunya keluarga Basuki Abdullah mengebalkan lukisan yang memiliki tema 'Pengembala Sapi' dan dipatok 18.720.000 NFT token atau senilai lebih dari Rp1 Miliyar.

Melihat peluang tersebut, mulai banyak seniman yang memanfaatkan peluang melalui cara baru ini untuk menjajakan karya seni mereka. Salah satunya keluarga pelukis kenamaan Indonesia, Basuki Abdullah.

"Cara ini sangat memudahkan seniman untuk menjual seni autentik dan tervalidasi, serta pembeli pun akan mendapatkan lisensi eksklusif untuk karya seni asli dan bukti keasliannya," CEO NEFTiPEDiA Natalia Saputra, lewat keterangan tertulis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini