Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO Curiga Omicron Menyebar 'Diam-Diam' di Negara yang Belum Melaporkan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 620 2517351 who-curiga-omicron-menyebar-diam-diam-di-negara-yang-belum-melaporkan-3MNgIIFs7G.jpeg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

DIREKTUR Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus meyakini bahwa varian Omicron sudah menyebar ke lebih dari 77 negara yang melaporkan. Artinya, varian B.1.1.529 ini bisa saja sudah ada di negara yang belom melaporkan kasus.

"Varian Omicron sejauh ini telah terdeteksi di 77 negara, tetapi kenyataannya adalah bahwa Omicron mungkin ada di sebagian besar negara, meskipun belum terdeteksi," terangnya, dikutip MNC Portal dari Fox News, Rabu (15/12/2021).

"Omicron menyebar dengan kecepatan yang belum pernah kami lihat sebelumnya," tambahnya. Di kesempatan itu, dia mengaku agak sedikit kecewa pada pihak-pihak yang menganggap Omicron itu sesuai yang ringan dan malah mengabaikannya.

Omicron

"Kami telah belajar sekarang bahwa kami meremehkan virus ini sebagai suatu risiko. Bahkan, jika Omicron menyebabkan penyakit yang tidak terlalu parah, banyaknya kasus tetap akan membebani fasilitas kesehatan dan bisa saja 'melumpuhkan' fasilitas kesehatan karena ketidaksiapan," Tedros memperingatkan.

Sebagai upaya perlindungan dan pencegahan, Tedros meminta kepada semua negara untuk memaksimalkan vaksinasi Covid-19 pun protokol kesehatan, seperti cuci tangan, pakai masker, dan menjaga jarak.

"Saya harus sangat jelas bahwa mengandalkan vaksin Covid-19 saja tidak akan membuat negara mana pun keluar dari krisis ini," katanya.

Baca Juga : Berikut 5 Perkembangan Baru Terkait Varian Omicron

Sementara itu, Tedros juga menyoroti soal vaksin booster yang menurutnya dapat memicu penimbunan vaksin di negara-negara maju. Kondisi tersebut bukannya melerai masalah pandemi, malah memicu munculnya masalah baru.

Baca Juga : Dua Dosis Vaksin Covid-19 Kurang Ampuh Cegah Omicron, Benarkah?

Ia tak menampik bahwa booster memang memaksimalkan perlidungan tubuh dari risiko infeksi, termasuk Omicron. Tapi, penggunaannya harus sangat bijak.

"Kami tegaskan di sini bahwa WHO tidak menentang vaksin booster, tapi kami melawan ketidakadilan. Fokus kita bersama adalah menyelamatkan banyak nyawa, bukan hanya segelintir pihak," tegasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini