Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekonomi Pulih, Peluang Industri Asuransi Umum 2022 Menjanjikan

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 620 2517552 ekonomi-pulih-peluang-industri-asuransi-umum-2022-menjanjikan-cBGFeL26q2.jpg Peluang industri asuransi tahun depan menjanjikan (Foto: Reuters)

JAKARTA – Peluang untuk industri asuransi umum di Indonesia pada tahun 2022 dinilai menjanjikan. Hal ini seiring pemulihan ekonomi serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi sejak pandemi Covid-19.

AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia) mencatat pendapatan premi asuransi umum sampai dengan Kuartal III 2021 sebesar Rp55,1 triliun, bertumbuh sebesar 2,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 53,8 triliun, yang semakin menunjukkan kemampuan industri untuk mempertahankan kinerja positif di tengah pandemi.

Baca Juga: 7 Klaim Asuransi Termahal di Dunia

Sepanjang 2021, Direktur Utama Zurich Asuransi Indonesia Hassan Karim mengatakan Zurich mencatat tren positif dalam bisnisnya melebihi rata-rata industri. Di kuartal III 2021, Zurich mencatat pertumbuhan pendapatan premi bruto (GWP) sebesar 5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020.

Hassan juga mengatakan telah menyiapkan bisnis strategi dengan pendekatan yang berfokus pada nasabah (customer-focused).

Baca Juga: Melanggar Aturan, OJK Larang Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Lakukan Pemasaran

“Tentunya dua tahun ini penuh tantangan bagi masyarakat dan banyak bisnis, namun kami optimis industri ini akan terus tumbuh tahun depan,” kata dia, Rabu (15/12/2021).

Dia menjabarkan, pertumbuhan positif ini mencerminkan dua hal. Pertama, performa Zurich dan industri asuransi umum yang selama dua tahun terakhir. Kedua, dari pandemi kita melihat meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi berbagai elemen dalam kehidupan, mulai dari kesehatan hingga aset properti.

“Kondisi ini juga memberikan peluang strategis untuk industri asuransi umum di tahun 2022,” ujarnya.

Salah satu potensi bagi Zurich dengan pulihnya kegiatan ekonomi ada di bidang transportasi, terutama untuk perjalanan domestik. Direktur Zurich Asuransi Indonesia Wayan Pariama mengatakan pemulihan mobilisasi masyarakat ini pun turut meningkatkan kebutuhan akan perlindungan yang komprehensif, termasuk risiko yang disebabkan oleh pandemi. Namun situasi pandemi ini juga telah mengubah perilaku pelanggan dan perusahaan asuransi harus terus berinovasi menghadirkan perlindungan terbaik untuk masyarakat.

“Saat ini merupakan momen yang sangat krusial bagi pelaku industri asuransi. Pemulihan ekonomi dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap asuransi memberikan kesempatan yang sangat besar untuk industri asuransi. Tetapi, para pelaku industri asuransi juga perlu menerapkan pendekatan baru dalam bisnisnya. Bagi Zurich, menempatkan nasabah sebagai fokus utama telah menjadi bagian dari DNA kami sejak awal. Misi kami adalah untuk memberikan proteksi yang tepat bagi masyarakat Indonesia,” tutup Wayan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini