Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Munculnya Omicron 'Warning' untuk Tidak Kendor Pakai Masker

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 21 Desember 2021 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 620 2520124 munculnya-omicron-warning-untuk-tidak-kendor-pakai-masker-elpabZH0S2.jpeg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

KETUA Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban mengatakan bahwa munculnya Omicron di Indonesia sebagai 'warning' masyarakat yang sudah mulai kendor pakai masker.

"Saya melihat masyarakat sekarang sudah mulai lepas masker dan berkumpul. Dengan adanya Omicron ini, diharapkan masker diperketat lagi dan mulai jauhi kerumunan kembali," kata Profesor Zubairi Djoerban dalam sesi wawancara di Live Instagram Okezone Stories, baru-baru ini.  

Prof Beri, sapaan akrabnya, melanjutkan, jangan sampai dengan sikap ceroboh seperti abai pakai masker, itu malah memicu penularan virus yang tinggi kembali. Pun Omicron walau baru satu kasus yang terkonfirmasi.

Omicron

Ia juga sangat berharap kepada masyarakat untuk tidak kemudian menganggap Omicron 'hal sepele' karena sifat varian yang tidak terlalu berbahaya dibandingkan Delta. Ya, Omicron sendiri diketahui tidak begitu membuat keparahan pada pasien atau mematikan.

"Varian Omicron itu karakteristiknya mudah sekali menular karena mutasinya yang begitu banyak sehingga mampu menginfeksi tubuh dengan mudah," terangnya.

Baca Juga : Menkes: Orang yang Sudah Divaksin Lengkap dan Booster Tetap Bisa Tertular Omicron

Bahkan, kata Prof Beri, Omicron yang menginfeksi petugas kebersihan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Jakarta menjadi bukti jelas bahwa varian ini memang bisa menginfeksi orang yang sudah divaksinasi, bahkan dosis lengkap.

"Saya punya keyakinan, pasien N yang bekerja di Wisma Atlet itu sudah divaksin dosis lengkap dan dia tetap terpapar Omicron. Ini membuktikan teori yang selama ini berkembang bahwa Omicron tetap bisa menembus pertahanan tubuh yang sudah divaksin," paparnya.

Baca Juga : Dalam Seminggu Pasien Tewas Akibat Varian Omicron di Inggris Naik 12 Kali Lipat

Oleh karena itu, Prof Beri berharap agar vaksinasi booster yang akan dimulai 2022 diterima banyak orang. Sebab, sudah terbukti bahwa booster memberikan perlindungan ekstra, termasuk dari serangan Omicron.

"Kalau booster sudah dimulai, lalu Anda sudah dapat jadwalnya, maka segera vaksin booster. Saya yang usianya sudah 75 tahun telah menerima vaksin booster dan aman-aman saja. Takut enggak apa-apa, tapi vaksin booster tetap diterima," tambahnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini