Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadapi Gelombang Omicron, Pemerintah Sebut Sudah Siap dengan Vaksinasi Booster

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 07 Februari 2022 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 07 620 2543445 hadapi-gelombang-omicron-pemerintah-sebut-sudah-siap-dengan-vaksinasi-booster-s5cKx03R2N.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Shutterstock)
A A A

ANGKA Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan setiap harinya. Kebanyakan dari para pasien positif tersebut memang didominasi oleh varian Omicron.

Memang, meskipun varian Omicron tidak separah yang lainnya, bukan berarti tidak mematikan. Buktinya, ada 3 pasien Omicron yang meninggal. Data Kemenkes mencatat, ketiga orang tersebut masih belum mendapatkan vaksin.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate meminta pegawai kementerian tersebut mengikuti vaksinasi dosis ketiga atau booster, setelah kasus Omicron di dalam negeri terus naik.

"Presiden Jokowi memerintahkan bagi yang divaksin lengkap dan sudah waktunya mendapat vaksin penguat atau booster harus segera divaksin," kata Johnny dalam keterangan pers, seperti dilansir dari Antara.

Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas dengan para menteri beberapa hari lalu meminta masyarakat mengikuti vaksinasi booster untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menekan penyebaran Covid-19 terutama varian Omicron.

"Pemerintah telah bersiap untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru. Namun, untuk meningkatkan perlindungan saya memerintahkan agar seluruh pegawai mengikuti vaksinasi booster dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dalam kegiatan sehari-hari terutama ketika bekerja di kantor," kata Johnny.

Vaksin dosis ketiga terbukti aman dan efektif meningkatkan imunitas tubuh. Bahkan, sesuai hasil uji klinis pemerintah, pemberian vaksin booster untuk subyek penelitian tidak menunjukkan efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang berat.

Follow Berita Okezone di Google News

Salah satu pertimbangan untuk mempercepat vaksinasi dosis ketiga di lingkungan Kementerian Kominfo karena jumlah pegawai yang terinfeksi Covid-19 meningkat dalam seminggu terakhir.

"Saya sudah perintahkan untuk mengatur pembatasan kerja, tapi itu belum cukup. Masih ada yang terinfeksi hingga tercatat sekitar 123 orang di kantor pusat. Karena itu, satu langkah yang diupayakan dengan mempercepat pelaksanaan vaksinasi booster ini," kata Johnny.

Sekitar 600 pegawai Kominfo divaksinasi setiap hari. Menkominfo menargetkan untuk tahap awal semua pegawai di kantor pusat dan di sekitar Jakarta bisa mengikuti vaksinasi booster.

Pemberian vaksinasi dosis ketiga di Indonesia telah dimulai sejak 12 Januari 2022. Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi lanjutan agar imunitas terjaga dan penularan Covid-19 terkendali.

1
2
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini