ANGKA Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan setiap harinya. Kebanyakan dari para pasien positif tersebut memang didominasi oleh varian Omicron.
Memang, meskipun varian Omicron tidak separah yang lainnya, bukan berarti tidak mematikan. Buktinya, ada 3 pasien Omicron yang meninggal. Data Kemenkes mencatat, ketiga orang tersebut masih belum mendapatkan vaksin.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate meminta pegawai kementerian tersebut mengikuti vaksinasi dosis ketiga atau booster, setelah kasus Omicron di dalam negeri terus naik.
"Presiden Jokowi memerintahkan bagi yang divaksin lengkap dan sudah waktunya mendapat vaksin penguat atau booster harus segera divaksin," kata Johnny dalam keterangan pers, seperti dilansir dari Antara.
Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas dengan para menteri beberapa hari lalu meminta masyarakat mengikuti vaksinasi booster untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menekan penyebaran Covid-19 terutama varian Omicron.
"Pemerintah telah bersiap untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru. Namun, untuk meningkatkan perlindungan saya memerintahkan agar seluruh pegawai mengikuti vaksinasi booster dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dalam kegiatan sehari-hari terutama ketika bekerja di kantor," kata Johnny.
Vaksin dosis ketiga terbukti aman dan efektif meningkatkan imunitas tubuh. Bahkan, sesuai hasil uji klinis pemerintah, pemberian vaksin booster untuk subyek penelitian tidak menunjukkan efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang berat.
Follow Berita Okezone di Google News








