Di samping angka kasus konfirmasi positif Covid-19 harian yang bertambah, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi M.Epid mengatakan, jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit justru relatif lebih sedikit. Selain itu, pasien yang masuk ke rumah sakit pun cenderung menunjukan gejala ringan, atau tanpa gejala.
“Penambahan angka konfirmasi harian memang cenderung tinggi. Namun masyarakat tidak perlu terpaku pada jumlah tersebut dan jangan panik karena sebagian besar gejala yang ditunjukkan oleh pasien adalah gejala ringan atau tidak bergejala sama sekali dan lama masa perawatan juga lebih sebentar jika dibandingkan dengan kasus varian lainnya,” kata dr Siti Nadia.
Lebih lanjut, dr Siti Nadia mengatakan, pemerintah mengimbau masyarakat yang terpapar, namun tidak bergejala atau mengalami gejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpadu, bukan rumah sakit. Sebab, rumah sakit hanya digunakan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang, berat dan kritis.
“Bagi masyarakat yang terpapar namun gejalanya ringan, seperti batuk, pilek, atau demam, saturasi oksigen masih diatas 95 persen, sebaiknya isoman di rumah atau isoter saja,” tuturnya.
Selain itu, pasien tanpa gejala atau OTG dan bergejala ringan juga dapat memanfaatkan layanan telemedisin jika tersedia atau dapat melapor ke Puskesmas terdekat. Masyarakat pun dimbau untuk tidak panik dan lebih waspada untuk tetap berada di rumah saja.
Follow Berita Okezone di Google News
(mrt)








