Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Kebut Vaksinasi Booster untuk Pekerja Kawasan Industri

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 25 Februari 2022 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 25 620 2552931 indonesia-kebut-vaksinasi-booster-untuk-pekerja-kawasan-industri-zDAKIgx6IL.jpeg Vaksinasi Booster Pekerja (Foto: Sukardi/MPI)

PRESIDEN Jokowi belum lama ini meminta kepada seluruh pengelola industri agar mempercepat pemberian vaksin booster untuk para pekerja. Ini dilakukan supaya memberikan perlindungan bagi pekerja di masa pandemi yang belum selesai.

"Pemerintah mendorong seluruh kawasan industri di Tanah Air mempercepat program vaksinasi Covid-19 suntikan penguat (booster) untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja," kata Jokowi dalam keterangan resminya, Kamis (24/2/2022).

Vaksinasi Booster

Bukan tanpa alasan, vaksin booster diperlukan untuk para pekerja juga supaya produksi jalan terus dan ini membantu pemulihan ekonomi negara.

"Dengan begitu, produksi jalan terus, ekspor jalan terus, sehingga seluruh ekonomi kita bisa berjalan dengan baik," terang Jokowi soal tujuan pemberian dosis ketiga vaksin Covid-19 untuk pekerja.

BACA JUGA : Berapa Kali Vaksin Booster Diperlukan Guna Capai Herd Immunity? Ini Jawaban Menkes

Sejalan dengan amanat Presiden Jokowi, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) berkolaborasi dengan Dirjen Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian dan Instansi Pemerintah melaksanakan vaksinasi booster massal bagi karyawan atau pekerja di lingkungan kawasan KBN.

Vaksinasi Booster

"Kegiatan vaksinasi booster massal ini adalah lanjutan dari rangkaian vaksinasi massal tahap 1 dan 2 yang telah KBN lakukan tahun lalu," ungkap Direktur Utama PT KBN Alif Abadi, dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Jumat (25/2/2022).

BACA JUGA : Studi: Antibodi Vaksin Booster Sinopharm Turun Drastis Usai 6 Bulan

Alif Abadi menambahkan, kegiatan ini adalah wujud nyata dukungan pihak industri dalam mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat.

KBN sendiri menargetkan sebanyak 15.000 dosis akan diberikan kepada karyawan atau pekerja dengan jenis vaksin AstraZeneca. Vaksinasi booster massal tersebut diselenggarakan sejak 24 Februari 2021 dan berlangsung 3 minggu ke depan.

Untuk sasaran dengan dosis primer Sinovac, maka diberikan vaksin AstraZeneca sejumlah separuh dosis (0,25 mililiter) atau vaksin Pfizer sejumlah separuh dosis (0,15 mililiter). Sedangkan untuk sasaran dengan dosis primer AstraZeneca maka diberikan vaksin Pfizer separuh dosis (0,15 mililiter).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini