Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waduh! Hampir Semua Ruas Jalan di Kota Bogor Rawan Pohon Tumbang

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa 08 Maret 2022 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 08 620 2558225 waduh-hampir-semua-ruas-jalan-di-kota-bogor-rawan-pohon-tumbang-kAtbfrpmX9.jpg Banyak pohon di Bogor rawan tumbang. (Foto: Putra R)

BOGOR - Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor menyebut hampir seluruh ruas jalan protokol di Kota Bogor rawan pohon tumbang. Karena itu, terus dilakukan pemeliharaan, terlebih belakangan ini kerap terjadi angin kencang.

"Hampir seluruh (pohon) di jalur-jalur, khususnya di kemarin kita rapikan sebagian di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal. Tapi titik rawannya juga ada di Jalan Abdullah Bin Nuh masih ada. Terus juga di seputar perumahan-perumahan juga ada," kata Kadisperumkim Kota Bogor Juniarti Estiningsih kepada wartawan, Selasa (8/3/2022).

Esti menambahkan, pemeliharaan tersebut dilakukan dengan cara pemangkasan atau penebangan pohon yang dianggap rawan tumbang. Berdasarkan data, sudah terdapat 434 pohon dengan kategori merah, coklat, kuning dan hijau yang dilakukan pemeliharaan.

 Baca juga: 16 Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jakut

"Disperumkim melalui bidang PKH, pertamanan, itu melakukan pemeliharaan pohon terkait dengan pemangkasan. Titik-titik yang memang disinyalir pohon tersebut menjadi rawan terkait dengan terjadi kecelakaan atau musibah. Kurang lebih sekitar ada 434, dimana 75 ber-KTP merah, 12 coklat, 108 kuning, 239 hijau sudah dilakukan pemerliharaan," jelasnya.

Untuk pohon kategori merah, pihaknya akan melakukan penebangan. Sedangkan, kategori kuning hanya dilakukan pemangkasan oleh petugas.

"Yang ber-KTP kuning kan masih sehat pohonya. Sehingga melalui puring aja atau pemangkasan aja perapihan. Kita ada empat tim yang bergerak di semua titik lokasi kita sebar tiap hari," ungkapnya.

Ke depan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan pendataan kembali terhadap pohon-pohon yang ada di wilayah Kota Bogor. Tetapi, proses pendataan tersebut harus melalui identifikasi terlebih dahulu.

"Tahun ini kita akan melakukan evaluasi penataan pendataan terkait dengan pohon-pohon kembali. Jadi untuk melihat potensi apakah ada pohon yang memang belum teridentifikasi untuk ber-KTP. Nanti semuanya kita akan melakuakn identifikasi terlebih dahulu. Apakah pohon tersebut ber-KTP kuning, hijau, merah ataupun coklat," pungkas Esti.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini