Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Provinsi Masih Alami Kenaikan Kasus Covid-19, RI Belum ke Endemi

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 13 Maret 2022 08:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 13 620 2560756 5-provinsi-masih-alami-kenakikan-kasus-covd-19-ri-belum-ke-endemi-9zITHQ1ZSs.jpg 5 Provinsi Masih Alami Kenaikan Kasus Covid-19 (Foto Ilustrasi: Shutterstock)

JURU Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan masih ada lima provinsi yang menunjukkan tren kenaikan kasus Covid-19.

Padahal saat ini, angka kasus konfirmasi telah mengalami perbaikan ke 16.110 pada (11/3) setelah berada di level 21.311 pada Kamis (10/3) kemarin. Dengan angka kesembuhan juga terbilang cukup tinggi di angka 39.212, naik dari 38.399 sehari sebelumnya.

Siti Nadia

“Setidaknya pada minggu ini, hanya tinggal lima provinsi yang terutama masih terjadi peningkatan kasus, sedangkan yang lain itu memang sudah memperlihatkan tren penurunan,” kata dr Nadia dalam webinar polemik MNC Trijaya "Bersiap Hidup Di Era Endemi", Sabtu (12/3/2022)

Dia menjelaskan lima provinsi yang masih menunjukkan tren peningkatan kasus itu berasal dari luar Pulau Jawa dan Bali, yaitu Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Aceh.

BACA JUGA : Kasus Covid-19 Trun, Ini Upaya Kemenkes Kendalikan Pandemi

Kemudian, bila melihat indikator lain, positivity rate mulai terjadi tren penurunan. Untuk tingkat perawatan rumah sakit dan laju penularan atau reproduction number juga sudah mulai turun.

BACA JUGA : Varian Baru Deltacron Sudah Masuk Indonesia? Ini Kata Kemenkes

Secara nasional reproduction number masih di atas satu, tapi ada beberapa daerah di Jawa Bali sudah kurang dari 1 atau hanya 0,96 sampai 0,98. "Artinya melihat kondisi seperti ini kita sudah bisa mengatakan peningkatan kasus yang terjadi, sudah bisa kita kendalikan," jelasnya

Dengan begitu, ia mengharapkan reproduction number bisa kurang dari satu dipertahankan dalam pengendalian pandemi. Sehingga memastikan penularan sudah pada level yang sangat rendah.

“Target adalah menurunkan kasus serendah mungkin, kita pernah hanya 200 sampai 250 per hari dengan angka kematian kurang dari 20. Ini ingin kita capai, bahkan positivity rate pada waktu itu adalah 0,1 persen,” ucapnya

Dalam kesempatan yang sama, ia mengatakan Indonesia tidak bisa langsung dari situasi pandemi beralih ke endemi. Menurutnya harus ada proses yang dilalui, sebelum memasuki status endemi dengan upaya mengendalikan dan menekan laju kasus Covid-19, seperti mengoptimalkan vaksinasi.

"Tentunya kita harus masuki tahap awal ini adalah bagaimana kita melakukan pengendalian dulu. Kita akan menekan terus penularan kurun waktu yang cukup lama atau rentan waktu tertentu," kata dr Nadia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini