Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Negara Pede Longgarkan Aturan, WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 14 Maret 2022 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 14 620 2561259 sejumlah-negara-pede-longgarkan-aturan-who-ingatkan-pandemi-covid-19-belum-berakhir-iD049VKd2B.jpg WHO ingatkan pandemi Covid-19 belum berakhir (Foto: Timesofindia)

SEJUMLAH negara mulai melonggarkan peraturan terkait Covid-19. Melihat kondisi tersebut, organisasi kesehatan dunia (WHO) mengatakan dunia perlu tetap waspada terhadap Covid-19, ketika tren pandemi tampaknya menuju ke arah yang positif.

Dalam tanya jawab, Dr. Mike Ryan dan Dr. Maria Van Kerkhove menyatakan keprihatinan atas persepsi publik tentang pandemi yang mereda. Beberapa bulan terakhir, para pemimpin kesehatan telah melonggarkan atau melonggarkan pembatasan dan tindakan, seperti mengenakan masker atau mewajibkan bukti vaksinasi terhadap virus.

Sedangkan, Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO, mengatakan masih ada skenario di mana dunia dapat 'mengatur ulang' pandemi.

Covid-19

"Kami meminimalkan skenario potensial di mana hal-hal bisa salah. Kami tidak ingin orang-orang yang duduk siang dan malam khawatir tentang apa yang akan terjadi dengan SARS-CoV-2, atau COVID," kata Ryan dilansir dari Fox News, Senin (14/3/2022).

Menurut Ryan situasi atau keadaan normalisasi adalah sesuatu yang ingin dilihat oleh agensi. Dia mencatat apa yang tidak ingin dilihat adalah situasi di mana negara meminimalkan ketidakpastian yang dihadapi.

BACA JUGA : Australia Bakal Hidup Berdampingan dengan Covid-19 Layaknya Flu Biasa

BACA JUGA : Meski Tidak Segalak Delta, Omicron Juga Bisa Sebabkan Kematian!

Sehubungan dengan ini, Van Kerkhove, Pemimpin Teknis Covid-19 WHO, mengatakan bahwa dia khawatir dengan penurunan pengujian. Ahli epidemiologi penyakit menular juga mendesak dunia untuk tetap waspada.

"Kita masih dalam banjir (pandemi) ini," katanya

Hingga saat ini, data dari Johns Hopkins Coronavirus Resource Center menunjukkan bahwa lebih dari enam juta kematian terkait COVID telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan lebih dari 967.000 di AS.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini