Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sasar Industri, Ini Cara Salurkan Gas Bumi Tanpa Pipa ke Batam

Antara, Jurnalis · Jum'at 01 April 2022 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 620 2571477 sasar-industri-ini-cara-salurkan-gas-bumi-tanpa-pipa-ke-batam-c3Pe5omI6o.jpg Ilustrasi Pipa Gas (Foto: Dokumen Subholding Gas)

JAKARTA - PT Gagas Energi Indonesia, sebagai bagian Subholding Gas PT Pertamina (Persero), memperluas pemanfaatan gas bumi Gaslink C-cyl ke pelanggan di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Gagas terus menggiatkan usahanya untuk menjangkau sektor industri dan komersial yang belum dijangkau oleh jaringan gas pipa.

Produk Gaslink C-cyl yang mulai dikenalkan awal 2021 adalah gas terkompresi (compressed natural gas/CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial yang disalurkan menggunakan tabung berkapasitas 20-25 m3 atau setara 20 kg.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menyampaikan peran PGN selaku Subholding Gas Pertamina mengintegrasikan infrastruktur gas bumi di Indonesia baik melalui infrastruktur pipa dan nonpipa.

"Melalui Gagas, kami mengharapkan akses energi gas bumi dapat meningkat khususnya bagi masyarakat maupun sektor industri dan komersial yang belum terjangkau infrastruktur pipa," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: Kejar Target 4 Juta Pembangunan Jargas, Caranya?

Hardiansyah menegaskan kembali komitmen Gagas untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi khususnya bagi sektor industri dan komersial sekaligus untuk membantu sektor-sektor tersebut dalam mencapai efisiensi dan nilai tambah dalam proses produksinya.

"Kami mengharapkan pelanggan dapat merasakan manfaat berupa efisiensi, kepraktisan, dan keandalan pasokan dari penggunaan Gaslink, khususnya Gaslink C-cyl yang mulai kami bawa ke Batam. Gaslink C-cyl kami hadirkan sebagai alternatif penyaluran gas bumi khususnya untuk pelanggan yang memiliki keterbatasan lahan dan kebutuhan pemakaian gas bumi yang relatif masih kecil sekitar 300 m3 per bulan," ujarnya.

Rumah Makan Mak Uncu menjadi pelanggan pertama Gaslink C-cyl di Batam dengan volume 500 m3/bulan. Fintos, selaku pemilik RM Mak Uncu, menyampaikan antusias dengan kehadiran Gaslink C-cyl. "Jaminan ketersediaan pasokan adalah salah satu faktor utama kami dalam memilih supplier gas. Gagas dengan Gaslink C-cyl-nya menyampaikan mampu memenuhi hal tersebut," ujarnya.

Selain produk Gaslink C-cyl, Gagas juga menyediakan layanan Gaslink regular bagi sektor industri dan komersial dengan kebutuhan gas bumi yang lebih besar.

Pasokan gas pelanggan Gaslink di Kota Batam dihasilkan dari stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) di Jalan Engku Putri, Kota Batam.

SPBG yang dioperasikan sejak 2016 melayani sekitar 75 kendaraan per hari yang didominasi taksi dengan penyaluran gas bumi sekitar 1.000 m3 per hari dan 20 pelanggan Gaslink sekitar 3.000 m3 per hari.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini