Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

64 Juta UMKM Ternyata Dimiliki Perempuan, Ini Buktinya

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 620 2596589 64-juta-umkm-ternyata-dimiliki-perempuan-ini-buktinya-IfAUXvuqd2.jfif Menkop Dorong Peran Perempuan untuk Lebih Banyak Kontribusi pada UMKM. (foto: Okezone.com/Kemenkop)

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM mendorong wirausaha perempuan agar meningkatkan kontribusinya dalam upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, kontribusi dan peran perempuan dalam kewirausahaan termasuk UMKM sampai saat ini tercatat sangat besar.

“Sekitar 64% dari 64 juta UMKM digerakkan oleh perempuan. Bahkan di Indonesia, UMKM berkontribusi terhadap 60% pendapatan nasional,” kata Teten, Kamis (19/5/2022). 

Baca Juga: Sri Mulyani Ajak Dharma Wanita untuk Dukung UMKM

Oleh karena itu, kata Menteri Teten, KemenKopUKM memberikan dukungan penuh agar pelaku usaha perempuan ini terus meningkatkan kontribusinya. Terutama pascapandemi Covid-19, peran pelaku usaha perempuan juga mendorong percepatan pemulihan ekonomi.

"Pandemi selama dua tahun terakhir, telah mengakibatkan kemunduran ekonomi dan mengubah perilaku belanja konsumen dan rantai pasokan global. Dampak pandemi ini dirasakan lebih parah oleh pelaku usaha kecil dan menengah dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan besar. Di mana pelaku UMKM harus menghadapi kebangkrutan atau penurunan pendapatan," kata Menteri Teten.

Baca Juga: LRT Jabodebek Bisa Bikin Cuan bagi UMK

Teten Masduki menegaskan, tantangan baru yang juga dimunculkan pascapandemi adalah, peningkatan kesenjangan gender dalam partisipasi dan peluang ekonomi. Riset menunjukkan bahwa pandemi paling mempengaruhi pengusaha perempuan, dengan mencapai angka 76%, karena perempuan harus bekerja dari rumah.

MenKopUKM melanjutkan, peran pelaku usaha perempuan tidaklah bisa dipandang sebelah mata baik di Indonesia sendiri maupun di level global. UMKM yang dimiliki dan dipimpin oleh perempuan sekaligus merupakan bagian dari upaya mencapai kesetaraan gender dalam partisipasi ekonomi.

"Perempuan juga merupakan tulang punggung banyak ekonomi di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Di mana bisnis yang dimiliki oleh perempuan memiliki peran kunci dalam pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan diversifikasi ekonomi. KemenKopUKM mendukung UKM perempuan terus berinvestasi dalam percepatan pemulihan ekonomi yang inklusif," kata Menteri Teten.

Dia mengatakan, saat ini dunia tengah berupaya melakukan pemulihan ekonomi pascapandemi dan sedang berjuang mengurangi dampak pandemi terhadap bisnis, maka pemulihan terhadap bisnis yang dimiliki dan dipimpin oleh perempuan juga menjadi sangat penting.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini