Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Stimulus Listrik Tersalurkan Rp13,5 Triliun, dari Gratis hingga Diskon 50%

Athika Rahma, Jurnalis · Kamis 02 Juni 2022 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 620 2604068 stimulus-listrik-tersalurkan-rp13-5-triliun-dari-gratis-hingga-diskon-50-Q1AhRhJ7dW.jpg Stimulus listrik sudah tersalurkan. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pemerintah telah menggelontorkan berbagai bantuan selama pandemi, termasuk stimulus tarif listrik.

Hal ini untuk membantu masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi meskipun Covid-19 melanda.

Tercatat, sepanjang tahun 2020 sejak April pemerintah menyalurkan Rp13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan.

Untuk tahun 2021, alokasi anggaran untuk stimulus listrik sebesar Rp11,08 triliun kepada 31,94 juta pelanggan.

 BACA JUGA:Transformasi Pelayanan, PLN Cetak Penjualan Listrik Rp288,8 Triliun

"Stimulus tersebut bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada masyarakat. Penyaluran stimulus oleh PLN kepada masyarakat berjalan baik," ujar Darmawan dikutip Kamis (2/6/2022).

Darmawan juga merinci, selama pandemi kemarin, pemerintah dan PLN memberikan stimulus pemakaian listrik gratis dan diskon 50% bagi Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450VA dan industri kecil daya 450 VA.

"Sedangkan untuk golongan rumah tangga daya 900VA bersubsidi juga diberikan stimulus," katanya.

Selain itu, PLN juga memberikan pembebasan biaya beban atau abonemen dan pembebasan ketentuan rekening minimum 50% untuk pelanggan industri, bisnis dan sosial.

"Upaya ini menjadi bukti konkrit bahwa negara hadir untuk menjaga masyarakat. PLN juga terus meningkatkan keandalan listrik bagi masyarakat," jelasnya.

Upaya hadirnya negara untuk menjaga daya beli masyarakat dirasakan oleh Yulianingsih (39 tahun), ibu rumah tangga yang menjadi pelanggan R1/450 VA di Cengkareng.

Yulianingsih berterima kasih atas perhatian pemerintah yang telah memberikan stimulus listrik melalui PLN.

Pasalnya, selama pandemi Covid-19, pekerjaan suaminya menjadi terganggu dan dirinya tidak bisa mencari penghasilan tambahan untuk keluarga akibat berlakunya pembatasan.

 BACA JUGA:Transformasi Pelayanan, PLN Cetak Penjualan Listrik Rp288,8 Triliun

“Stimulus listrik tersebut sangat membantu saya, meringankan beban kehidupan. Terima kasih banyak karena saya sudah mendapatkan bantuan selama pandemi ,” ucapnya.

Adapun pedagang sate dan tongseng bernama Andre di Bekasi menyebut bahwa pandemi sangat mempengaruhi penjualannya.

“Dengan adanya keringanan pembayaran listrik PLN dari pemerintah, saya bisa menyisihkan untuk hal lain yang lebih penting. Sehingga mampu menopang usaha yang dirintisnya,” ungkapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini