Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

54% Perusahaan Dunia Sudah Investasi Kejar Target Nol Emisi, Indonesia Bagaimana?

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 02 Juni 2022 11:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 620 2604135 54-perusahaan-dunia-sudah-investasi-kejar-target-nol-emisi-indonesia-bagaimana-eev6u8Pr1X.jpg Pengusaha Dunia Mulai Investasi Energi Hijau. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pelaku industri dunia meningkatkan investasi guna mewujudkan efisiensi energi menuju nol emisi. Berdasarkan survei global yang diterbitkan Sapio Research menargetkan 2.294 perusahaan dengan skala 500 hingga 5.000 karyawan atau lebih di 13 negara.

Menunjukkan lebih dari setengah atau 54% perusahaan telah mulai berinvestasi, sementara 40% lainnya berencana melakukan peningkatan efisiensi energi tahun ini.

“Sebagai negara yang rentan terhadap perubahan iklim, penting bagi Indonesia untuk melakukan transisi energi, diawali dengan fokus terhadap upaya efisiensi energi yang memungkinkan terwujudnya dekarbonisasi bagi sektor lainnya secara lebih efektif dan efisien,” ujar Country Holding Officer ABB Indonesia Gerard Chan, dalam keterangannya, Kamis (2/6/2022).

Baca Juga: Duh Pemanfaatan Gas Bumi RI Belum Maksimal, Berapa Potensinya?

Di Indonesia, sebayak 106 penggerak industri menanggapi survei tersebut, di mana 61% menyatakan rencana mencapai target Nol Emisi dalam waktu 5 tahun. Sebanyak 75% responden memilih komitmen keberlanjutan sebagai alasan utama yang mendorong investasi efisiensi energi, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan skoring tertinggi dalam aspek ini secara global.

Sementara itu, faktor biaya merupakan hambatan utama upaya peningkatan efisiensi energi, diikuti oleh downtime atau penghentian proses operasi serta kurangnya keterampilan digital tenaga kerja.

Baca Juga:Transisi Energi, RI Optimalkan Gas Bumi

Selain itu, 59% responden (Indonesia) menyatakan telah mendapatkan informasi dan dukungan yang memadai dari Pemerintah dan pihak ketiga Indonesia menduduki rangking tertinggi dalam aspek ini secara global

Meningkatkan penggunaan energi merupakan prioritas pada dua sektor utama yaitu manufaktur dan layanan pendukung yang meliputi manajemen gedung, HVAC (sistem pengaturan suhu), dan pencahayaan

Lebih dari sepertiga atau 36% responden berencana melakukan investasi untuk meningkatan efisiensi energi di tahun ini

“Pemerintah Indonesia menunjukkan tingkat komitmen keberlanjutan yang tinggi melalui pendekatan terintegrasi dalam mewujudkan target SDG dan proses transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon. Ditambah lagi, penerapan peta jalan Industry 4.0 memperkuat proses transisi tersebut dan mendorong Indonesia untuk maju dan bertumbuh, Di saat yang bersamaan, upaya ini juga turut menyeimbangkan komitmen keberlanjutan serta pertumbuhan ekonomi. Hal ini merupakan sesuatu yang patut dibanggakan oleh masyarakat Indonesia,” ujar Vice President, Head of Business Area, Motion, ABB Indonesia, Chen Kang Tan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini