Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RI-Jepang Sepakat Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan Patimban

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 03 Juni 2022 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 620 2604862 ri-jepang-sepakat-tingkatkan-kapasitas-pelabuhan-patimban-H1sQojOMb0.jpg Pelabuhan (Foto: Dokumen Kemenhub)

JAKARTA - Indonesia dan Jepang menyepakati kerjasama peningkatan kapasitas di bidang kepelabuhanan, khususnya Pelabuhan Patimban, di Jawa Barat.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Kementerian Perhubungan (kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kerja sama tertuang dalam bentuk Minutes of Meetings on the Japanese Technical Cooperation for the Project for Capacity Development on Port Management Organization in Indonesia pada Kamis 2 Juni 2022.

"Proyek kerja sama ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan Pelabuhan Patimban dalam mengikuti pertumbuhan volume logistik yang signifikan di masa mendatang," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (3/6/2022).

BACA JUGA: Tinjau Pelabuhan Patimban, Jokowi Senang Ekspor Terus Bergerak meski Pandemi Covid-19 

Adapun Minutes of Meetings yang ditandatangani oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha dan Leader Japan International Cooperation Agency (JICA), Mori Hirotsugu ini membahas mengenai technical cooperation yang akan diberikan oleh Pemerintah Jepang melalui JICA dalam hal pengembangan sistem pengelolaan pelabuhan.

“Pada program kerjasama ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas/KSOP Patimban ditunjuk sebagai rekanan JICA pada proyek ini dan akan bertanggung jawab memastikan proyek kerja sama dapat berjalan dengan lancar dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya,” tambahnya.

Proyek ini, lanjut Arif, dilaksanakan dalam kerangka Colombo Plan Technical Cooperation Scheme antara Pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia dan merupakan salah satu dari kegiatan yang didanai melalui hibah Pemerintah Jepang tahun anggaran 2022.

“Proyek ini meliputi kerja sama teknis di berbagai bidang, antara lain manajemen pelabuhan, keselamatan navigasi kapal, pemeliharaan fasilitas pelabuhan, termasuk kanal dan cekungan, pengembangan back-up area, serta pendidikan dan pelatihan terkait bidang tersebut,” tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini