Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembangkan 3 Proyek Unggulan, PGN Tekan 5 Juta Ton Emisi Karbon

Athika Rahma, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 620 2611143 kembangkan-3-proyek-unggulan-pgn-tekan-5-juta-ton-emisi-karbon-KbolWQtVEw.jpg Ilustrasi migas. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Subholding Gas Pertamina PT PGN Tbk berkomitmen mengakselerasi proses transisi fossil fuel ke energi bersih gas bumi melalui beberapa proyek unggulan.

Hal ini dilakukan untuk mendorong tercapainya target net zero emission (NZE) di tahun 2060.

Beberapa program tersebut meliputi regasifikasi pembangkit-pembangkit listrik yang ada di sebagian besar timur indonesia.

Berdasarkan Kepmen ESDM No. 2 Tahun 2022, regasifikasi pembangkit listrik akan dilakukan di 33 lokasi, total kapasitas pembangkit 1,198 MW dan penggunaan gas bumi 83,74 BBTUD.

 BACA JUGA:Dari Rugi, PGN (PGAS) Kantongi Laba Rp4,3 Triliun pada 2021

Melalui proyek regasifikasi yaitu mengkonversi penggunaan fuel dan batu bara menggunakan gas bumi pada penggunaan listrik maka PGN optimis mencapai zero net emission.

"Apabila regasifikasi ini bisa dilakukan secara penuh, akan menekan emisi 650.000 ton CO² tiap tahunnya. Jika digabung dengan proyek Refinary dan Jargas, total pemanfaatan gasnya bisa menekan emisi sekitar 5 juta ton CO² tiap tahunnya,” jelas Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Azis dalam keterangannya, Selasa (14/6/2022).

Kedua selain ke pembangkit-pembangkit listrik milik PLN, konversi ke gas bumi masih dan akan terus berjalan melalui gasifikasi di refinery yang berada di RU II Dumai, RU III Plaju, RU VI Balongan, RU IV Cilacap, TPPI, GRR Tuban, dan RU V Balikpapan.

“Semoga kami bisa mewujudkan proyek-proyek tersebut yang memberikan multibenefit yaitu gas sebagai energi bersih bisa hadir menggantikan fossil fuel. Dengan total 560 BBTUD gasifikasi refinery dapat menekan emisi karbon sampai dengan 4,3 juta ton CO² per tahun,” ujarnya.

Ketiga adalah pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga. Hingga kini telah hadir 750 ribu sambungan jaringan gas rumah tangga yang tersebar di 17 Provinsi dan 67 Kota/Kabupaten.

PGN telah berhasil menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan, bersih, dan mudah di akses 24 jam.

“Dengan target skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) 4 juta sambungan rumah tangga pada tahun 2024. Satu juta jaringan gas untuk sektor rumah tangga, dapat menekan emisi karbon hingga 60.000 CO² tiap tahunnya. Program ini dapat membantu pemerintah menurunkan impor LPG dan menekan biaya subsidi energi,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini