Kumpulan Berita
PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengembangkan program migas non konvensional (MNK) di Blok Rokan dinilai bisa menjadi game changer bagi produksi minyak Indonesia.
Penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus didorong untuk meningkatkan daya saing investasi sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional. Sinergi tersebut menjadi salah satu kunci untuk mempercepat eksplorasi dan pengembangan proyek, mendorong peningkatan produksi, serta memperkuat ketahanan energi nasional.
PT Elnusa Tbk (ELSA) berkembang menjadi perusahaan jasa energi terintegrasi yang menggabungkan teknologi, kompetensi, dan kemampuan eksekusi untuk menjawab kebutuhan industri energi yang terus berubah.
Kesenjangan produksi migas membutuhkan kepastian kebijakan, daya saing investasi, serta kemampuan eksekusi.
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan produksi minyak dan gas (migas) sebesar 170 mboepd pada semester I-2026. Produksi ini tumbuh 19 persen.
Koordinasi lintas instansi melalui optimalisasi Satgas Dukungan Operasional Kegiatan Migas Provinsi Riau dinilai dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah.
Perubahan tersebut berpotensi menjadi persoalan apabila desainnya justru mengurangi peran strategis Pertamina sebagai perusahaan energi nasional.
PT Elnusa Tbk (ELSA) telah melakukan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga.