Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenkes Ungkap Varian BA.4 dan BA.5 Sudah Infeksi 3 Orang Anak

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 620 2612732 kemenkes-ungkap-varian-ba-4-dan-ba-5-sudah-infeksi-3-orang-anak-vJBiS2ubKp.jpg Ilustrasi Virus Covid-19. (Foto: Shutterstock)

JUMLAH kasus varian baru BA.4 dan BA.5 di Indonesia kembali meningkat. Kini, Kementerian Kesehatan mencatat varian turunan dari Omicron ini sebanyak 20 kasus.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengatakan para pasien tersebut mayoritas mengalami gejala ringan, tapi salah satu diketahui alami gejala sedang yaitu sesak nafas. Tapi ada 1 kasus yang mengalami sesak nafas pada pasien berusia 20 tahun.

"Rata-rata bergejala ringan kecuali satu orang umur 20 tahun perempuan di Jakarta, memang ada keluhan sesak napas sehingga dia dikategorikan masuk kategori sedang. Alhamdulillah hari ini sudah dipulangkan dan sudah sembuh," jelasnya dalam Streaming YouTube FMB9ID_IKP, Kamis (16/6/2022).

Dalam kesempatan yang sama, dia mengatakan bahwa sudah ada anak-anak yang terinfeksi varian baru ini. Di mana tiga di antaranya adalah anak-anak berusia kisaran 5 sampai 12 tahun.

"Dari 20 orang ini, tiga orang yang anak-anak. Itu di atas 5-12 tahun 3 orang, lainnya sudah masuk dewasa. Semuanya sudah vaksinasi ya. Ada yang sudah booster ada yang belum," tambah Syahril

Sejauh ini, dia mengatakan pihak pemerintah melakukan upaya. Dengan Whole Genome Sequencing (WGS) untuk memastikan jenis varian pada pasien Covid-19 di Indonesia. Diketahui ada 5 Provinsi yang memiliki tingkat kasus cukup tinggi, yaitu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Perlu diketahui, varian BA. 4 dan BA.5 dikatakan sebagai yang mampu menghindari antibodi (sistem kekebalan tubuh) atau escape imunity. Bagi mereka yang memiliki komorbid (penyakit penyerta) dan belum divaskinasi Covid-19, berkemungkinan dapat mengantarkan ke rumah sakit.

"Memang jelas bahwa varian BA.4 dan BA.5 ini dilaporkan juga memiliki kemampuan penurunan kemampuan terhadap Antibodi monoklonal jadi dia memiliki kemampuan escape," jelas Alexandre Ginting, Kasubbid, Dukungan Kesehatan Satgas Covid-19 Nasional dalam kesempatan yang sama

Sekadar informasi, 4 korban awal yang terpapar berada di Bali, tapi kemudian 4 lagi di DKI. Kemudian ada pada tanggal 12 kemarin, ada 12 orang dengan BA.5 dari Jawa Barat. Meski demikian, semua pasien sudah selesai isolasi mandiri dan sudah dinyatakan sembuh.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan Indonesia akan mengalami puncak kenaikan kasus positif dalam beberapa minggu ke depan. Tapi, kasus Omicorn varian BA.4 dan BA.5 yang pertama kali di temukan di Afrika Selatan, puncak kenaikan kasusnya hanya sepertiga dari puncaknya omnicon atau Delta sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini