Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tjahjo Kumolo Idap Infeksi Paru, Yuk Kenali Lebih Dalam Penyakitnya

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 01 Juli 2022 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 620 2621706 tjahjo-kumolo-idap-infeksi-paru-yuk-kenali-lebih-dalam-penyakitnya-iSlc3BHT5k.jpg MenPAN-RB Tjahjo Kumolo. (Foto: Okezone/Arief)

PENYAKIT infeksi paru yang diderita Tjahjo Kumolo memang diduga menjadi penyebab kematian Menteri PAN-RB tersebut. Dia pun sudah sempat koma sejak beberapa minggu belakangan.

Tidak banyak info yang menggema terkait dengan sakit Tjahjo Kumolo ini. Infeksi yang menyebar hingga ke paru yang dikabarkan dialami Tjahjo Kumolo pun tidak begitu jelas jenisnya. Meski demikian, ketika infeksi pada paru sudah semakin akut, maka infeksi tersebut bisa berujung ke radang paru-paru.

Radang paru-paru adalah penyakit akut yang ditandai oleh infeksi pada parenkim paru-paru. Hal ini biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri, dan menyerang alveoli, atau kantung udara kecil pada paru-paru. Alveoli dipenuhi oleh cairan yang terinfeksi sehingga mengurangi kapasitas paru-paru dan persediaan oksigen.

Dirangkum dari halaman Lung dan situs WHO, radang paru-paru umumnya dikelompokkan berdasarkan penyebab infeksinya. Radang paru-paru yang diperoleh dari masyarakat adalah jenis yang diperoleh pasien dari lingkungan sekitarnya.

Tjahjo Kumolo

(Tjahjo Kumolo/Foto: Puspen Kemendagri)

Radang paru-paru adalah salah satu kondisi kesehatan yang paling sering terjadi di dunia, menyerang 450 juta pasien setiap tahunnya, dimana 150 juta diantaranya adalah anak-anak. Sekitar 4 juta orang meninggal dunia setiap tahun karena penyakit ini, membuat penyakit ini masuk dalam sepuluh penyebab kematian tahunan paling mematikan di dunia.

"Pada anak-anak, kondisi ini adalah pembunuh nomor satu di dunia. Meskipun semua orang dapat terkena radang paru-paru, usia ekstrim yakni mereka yang sangat muda dan sangat tuu, merupakan usia dimana kondisi ini dapat menjadi sangat parah," tulis WHO.

Radang paru-paru atau yang biasa disebut dengan paru-paru biasanya diawali dengan infeksi pada sistem peranfasan bagian atas. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri, namun infeksi yang disebabkan oleh parasit dan jamur juga dapat terjadi. Organisme tersebut biasanya masuk ke dalam sistem paru melalui udara yang dihisap oleh tubuh.

Beberapa organisme juga dapat menginfeksi paru-paru seseorang melalui aliran darah. Setelah masuk ke dalam saluran pernapasan, organisme tersebut lalu menyerang parenkim dan alveoli paru-paru seseorang. Tubuh akan kemudian memproduksi kekebalan tubuh untuk melawan organisme tersebut, yang dapat menyebabkan perlepasan sitokin, peradangan, kerusakan pada gabungan paru-paru dan sistem paru.

Resiko dari radang paru-paru semakin besar bagi para pasien yang menderita kondisi kesehatan tertentu, termasuk mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), dan kondisi berkepanjangan lainnya, seperti diabetes dan penyakit ginjal.

Mereka yang pernah dirawat di rumah sakit untuk jangka waktu yang cukup lama, terutama mereka yang diintubasi dan sedang menggunakan alat bantu pernapasan, juga beresiko tinggi terkena penyakit ini. Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol serta paparan hewan ternak dan kotoran burung juga meningkatkan resiko seseorang terkena radang paru-paru.

Infeksi bakteri adalah penyebab radang paru-paru yang paling umum terjadi. Bakteri yang paling sering menyebabkan kondisi ini adalah Streptococcus pneumoniae, diikuti oleh Haemophilus influenzae. Penghisapan isi perut juga menyebabkan organisme anaerobik terhisap oleh seseorang.

Sementara itu, jenis virus yang paling sering menyebabkan kondisi ini adalah RSV (respiratory syncytial virus), rhinovirus dan virus influenza, terutama sepanjang musim flu. Infeksi karena parasit dan jamur biasanya terjadi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan tinggal atau bepergian ke area dimana organisme tersebut banyak berkembang.

Bagi para pasien yang terinfeksi HIV, infeksi yang disebabkan oleh Pneumocytis jiroveci cukup sering terjadi, dan biasanya mematikan. Infeksi yang disebabkan oleh campuran antara organisme-organisme di atas dapat terjadi pada 15-45% dari total kasus radang paru-paru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini