Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RI Pasar Halal Terbesar, Pembelian Produknya Tembus USD184 Miliar

Rizky Fauzan, Jurnalis · Senin 18 Juli 2022 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 18 620 2631442 ri-pasar-halal-terbesar-pembelian-produknya-tembus-usd184-miliar-kUr3g04OLr.jpg Ilustrasi halal. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa Indonesia berpeluang menjadi pusat industri halal.

Berdasarkan laporan Indonesia Halal Market 2021/2022, Indonesia disebut menjadi pasar konsumen halal terbesar di dunia dengan konsumsi produk halal sekitar USD184 miliar pada 2020 atau setara Rp2.757 triliun, nilai ekspor produk halal USD8 miliar atau setara Rp119 triliun, nilai impor produk halal sekitar USD10 miliar dan investasi sektor ekonomi halal di Indonesia sekitar USD5 miliar.

"Melihat perkembangan data tersebut, ada peluang yang dapat dimanfaatkan dalam rangka menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai konsumen halal, namun sebagai pusat industri halal dunia. Seperti meningkatkan ekspor produk halal Indonesia, meningkatkan investasi asing di sektor industri halal Indonesia, dan substitusi kebutuhan produk halal dalam negeri yang selama ini diimpor,” kata Sandiaga secara virtual saat membuka program Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2022 lewat keterangan resmi, Senin (18/7/2022).

 BACA JUGA:Apakah Halal Makanan yang Ditemukan di Jalan?

Dia menjelaskan dengan potensi industri halal Indonesia yang sangat besar, pemerintah terus mendorong para pelaku usaha mengembangkan produk dan jasa halal.

Sehingga Indonesia bisa menjadi pemain utama atau tak hanya sasaran pasar produsen industri halal dunia.

Melalui program ICEFF 2022, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkomitmen mendukung akselerasi industri halal.

Program itu mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya industri halal di subsektor kuliner, kriya, aplikasi, dan modest fashion untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari lembaga keuangan dan pemodal untuk mengembangkan bisnis.

Menparekraf meminta investor maupun lembaga pendanaan syariah yang hadir dalam pitching program ICEFF 2022 untuk tak ragu menanamkan investasi kepada 30 peserta terpilih.

“Saya sangat harapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan terdapat peserta yang mendapatkan realisasi permodalan untuk memajukan usahanya agar terus naik kelas dan bermanfaat untuk umat,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini