Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkop Tertarik dengan Inkubator Bisnis Bagi Disabilitas

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 620 2642574 menkop-tertarik-dengan-inkubator-bisnis-bagi-disabilitas-G7GbOUL5yS.jfif Menkop Tertarik dengan Pengembangan Startup Disabilitas. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masuki tertarik dengan hadirnya startup untuk mengembangkan potensi disabilitas di Indonesia. Startup tersebut dibuat Perempuan Tangguh Indonesia (PTI).

Teten mengatakan bahwa kegiatan ini bisa dikembangkan dan menjadi ekosistem digital ekonomi.

“Saya berharap Perempuan Tangguh Indonesia (PTI) mampu menjadi inkubator bisnis bagi disabilitas, dengan membangun sebuah ekosistem, terkait dari pembiayaan dan pelatihan secara berkelanjutan serta membantu menempatkan SDM disabilitas kepada perusahan-perusahaan yang ada di Indonesia”, ujar Teten Masduki, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: Menparekraf Semangati UMKM untuk Tingkatkan Usaha dan Ciptakan SDM Berkualitas

Ekosistem tersebut telah dibangun oleh PTI sejak tahun 2020 berkat dukungan perusahaan-perusahaan ternama dalam pengembangan SDM disabilitas, seperti PT Modena, PT Panasonic Gobel, PT Paragon (Wardah), Danar Hadi, PT Impack Pratama Tbk., dan hingga saat ini sudah menghasilkan banyak alumni disabilitas yang telah berhasil memulai bisnisnya sebagai UMKM. Jangkauan disabilitas juga bukan hanya di wilayah DKI Jakarta saja, tetapi sudah berkembang hingga ke Bandung, Jawa Barat.

Data menyebutkan ada sekitar 31 juta disabilitas yang tercatat saat ini, dan ini merupakan pangsa pasar yang bisa berpotensi untuk dikembangkan sebagai ekonomi kerakyatan. 

Baca Juga: Menparekraf Beri Bantuan Modal Usaha untuk Mempercepat Produksi UMKM

“Mereka adalah sumber daya manusia yang sangat berpotensi untuk terus dibina dan dikembangkan agar menjadi sosok mandiri secara financial”, ujar Ketua Umum PTI Myra Winarko. 

Pelatihan yang telah diberikan kepada para disabilitas saat ini meliputi pelatihan sebagai MUA atau Makeup Artist, Chef, dan Bidang Seni (Art). Sejumlah alumni dari kegiatan tersebut sudah ditempatkan dibeberapa tempat yang bergengsi.

“Salah satu disabilitas yang mempunyai bakat luar biasa dalam memasak, sekarang sudah bekerja disalah satu resto ternama di bilangan Jakarta Selatan”, ungkap Myra Winarko.

PTI berencana akan mengeluarkan platform digital sendiri dan akan terus menggandeng banyak perusahaan besar sebagai ekosistem, mengingat Indonesia memiliki jangkauan wilayah yang luas dan akan memudahkan dalam pengembangan ekonomi digital disabilitas.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini