Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Daftar Vaksin Booster Dosis Ke-2 untuk Para Lansia  

Kevi Laras, Jurnalis · Rabu 23 November 2022 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 620 2713532 ini-daftar-vaksin-booster-dosis-ke-2-untuk-para-lansia-jXys26jK6E.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH memang tengah mempertimbangkan vaksin booster dosis ke-2, pasalnya antibodi yang dibentuk vaksin akan melemah seiring bertambahnya waktu. Oleh karena itu, untuk meningkatkan antibodi maka dibutuhkan vaksin booster dosis baru.

Ahli epidemiolog Universitas Indonesia (UI) dr. Pandu Riano mengatakan, ada dua kelompok utama perlu mendapatkan dosis tambahan yakni booster kedua, antaranya Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Lanjut Usia (Lansia).

"Saya berpikir untuk booster 2, usul saya pertama nakes, kedua lansia. Merekalah yang penting mendapat karena nakes merupakan pihak terdepan dalam pelayanan kesehatan dan keduanya lanjut usia yang rentan (berisiko)," kata dia.

Pandu mengatakan bahwa pemberian booster bisa meningkatkan antibodi dua kali lipat, dari sebelumnya yang masih mendapatkan dosis primer. Sehingga masyarakat, diimbau untuk segera melakukan vaksinasi booster pertama.

Fakta untuk efektivitas vaksin sudah terbukti berdasarkan ilmiah dan bisa dilihat jumlah peningkatan kasus dan jumlah pasien dirawat tidak sebanyak di awal Covid-19. "Paling tinggi jauh lebih tinggi yang belum divaskinasi untuk angka kematian. Jadi apapun variannya kalau sudah booster maka tingkat kematian rendah," jelas dr Pandu.

Kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia. Berlaku efektif sejak ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 22 November 2022.

"Adapun vaksinasi Covid-19 booster kedua untuk lansia, bisa diberikan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sejak booster pertama diberikan, sementara bagi lansia yang belum booster pertama segera dapatkan booster pertama, Kami menghimbau agar para lansia dipastikan vaksinasi primernya harus dilengkapi dulu” kata Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan, M. Syahril.

Dalam surat edaran tersebut disampaikan, vaksin yang digunakan untuk dosis booster 2 adalah vaksin telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM dan rekomendasi ITAGI serta memperhatikan vaksin yang tersedia di masing-masing daerah.

Berikut adalah regimen vaksin yang dapat digunakan untuk vaksinasi booster kedua bagi lansia, diantaranya :

1. Kombinasi untuk booster pertama Sinovac

– AstraZeneca diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

– Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

– Moderna diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Sinovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Indovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

2. Kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca

– Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

– Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

– AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

3. Kombinasi untuk booster pertama Pfizer

– Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml

– Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

– AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

4. Kombinasi untuk booster pertama Moderna

– Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

– Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

5. Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J)

– Janssen (J&J) diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

6. Kombinasi untuk booster pertama Sinopharm

– Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

– Zivifax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

7. Kombinasi untuk booster pertama Covovax

– Covovax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

Dengan demikian, ayo ajak orang tua ataupun keluarga anda berusia lanjut untuk vaksinasi booster 2. Untuk lokasinya, dikatakan dr Syahril di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksinasi terdekat. "Jangan menunda dan jangan pilih-pilih vaksin, karena vaksinasi terbaik adalah vaksinasi yang dilakukan sekarang juga,” pesan dr. Syahril.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini