Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ke Jepang, Menaker Optimalkan Kuantitas dan Kualitas Peserta Magang dari Indonesia

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 28 November 2022 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 620 2716094 ke-jepang-menaker-optimalkan-kuantitas-dan-kualitas-peserta-magang-dari-indonesia-wHajl789Tw.jpg Menaker Ida Melakukan Kunjungan Kerja ke Jepang. (Foto: Okezone.com/Kemnaker)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melakukan kunjungan kerja ke Jepang. Dirinya ingin meningkatkan peran Sending Organization dan Supervising Organization untuk mengoptimalisasi penyelenggaraan pemagangan ke Jepang.

Selain itu, kunker ke Negeri Matahari ini untuk mempertemukan Sending Organization dari Indonesia dengan Supervising Organization di Jepang untuk memperluas kesempatan penyelenggaraan pemagangan di Jepang.

Baca Juga: Tekan Pengangguran, RI Perkuat Akses Magang ke Jepang

"Keterlibatan peran Sending Organization dan Supervising Organization sangat berpengaruh dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas program pemagangan," kata Ida saat berdialog dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka, Jepang, Diana Emilla Sari Sutikno, Senin (28/11/2022).

Ida mengungkapkan, penyelenggaraan pemagangan bagi peserta Warga Negera Indonesia di Jepang telah berlangsung selama sekitar 30 tahun, dengan total peserta magang 100 ribu orang.

Baca Juga: Mau Magang Jadi Anak Tambang? Freeport Indonesia Buka Lowongan Nih, Cek Syaratnya

"Melalui kegiatan ini diharapkan, peran Supervising Organization dapat lebih optimal sehingga kuantitas dan kualitas penyelenggaraan pemagangan di Jepang menjadi lebih baik ke depannya," katanya.

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Ida meminta dukungan KJRI di Osaka, untuk mengkomunikasikan dengan Pemerintah Jepang dalam mendorong diimplementasikannya skema P-to-P dan perluasan lokasi test keterampilan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada program penempatan dibawah skema Specified Skilled Workers (SSW) atau pekerja berketerampilan spesifik agar lebih optimal, khususnya pada sektor building cleaning dan caregiver.

"Kami juga memohon dukungan Ibu Konjen untuk perluasan sektor pada penempatan tenaga kerja di bawah skema Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA)," ujarnya.

Melalui kunker ke Osaka ini, Ida berharap dapat memperkuat diplomasi di bidang ketenagakerjaan antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang.

"Saya yakin, dengan dukungan Ibu Konjen, diplomasi antara Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan dapat semakin baik dan berkembang, " katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini