Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Nataru 2023, Pasar Pangan Murah Siap Digelar Serentak di 235 Lebih Titik

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 620 2721338 jelang-nataru-2023-pasar-pangan-murah-siap-digelar-serentak-di-235-lebih-titik-86npQsFtkB.JPG Ilustrasi daging. (Foto: MPI)

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan melaksanakan Mobilisasi Pangan dan Gelar Pangan Murah serentak selama Desember.

Kegiatan ini dilakukan guna mengendalikan pasokan dan harga jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan, Mobilisasi Pangan yang dilakukan melalui fasilitasi distribusi atau Business to Business (B2B) dari daerah surplus ke daerah defisit tersebut akan dilaksanakan dari minggu 1-3 Desember.

"Aksi mobilisasi tersebut meliputi mobilisasi Jagung dari Bima (NTB) ke Kendal (Jateng) dan Blitar (Jatim), pada minggu 1-2 Desember, oleh Gapoktan Jagung dan Koperasi Peternak Kendal dan Blitar," kata Arief dikutip dalam keterangan resmi, Selasa (6/12/2022).

 BACA JUGA:Begini Strategi Kemendag Kendalikan Inflasi Jelang Nataru 2023

Selain itu, lanjut dia, juga mobilisasi live bird atau ayam hidup dari Pulau Jawa Ke Kawasan Indonesia Timur pada minggu 1-2 Desember yang dilakukan oleh NFA bersama PT Berdikari, mobilisasi gula dan minyak goreng pada minggu 1-3 Desember oleh NFA dan ID Food, serta mobilisasi beras dari Sulawesi Selatan ke wilayah kepulauan dan Indonesia Timur pada minggu 1-3 Desember yang dilakukan oleh Perum Bulog dan penggilingan padi.

Selain mobilisasi pangan, Arief mengatakan, aksi Gelar Pangan Murah atau Bazar Pangan Murah akan digenjot pelaksanaannya pada minggu 1-4 Desember di lebih dari 235 titik yang tersebar di 20 provinsi.

 

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun provinsi yang akan melaksanakan Gelar Pangan Murah diantaranya Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, NTT, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

“Gelar Pangan Murah dilaksanakan melalui kolaborasi NFA, Bank Indonesia bersama Dinas Urusan Pangan Provinsi dan Kabupaten, BUMN Pangan, Koperasi, serta Asosiasi. Kegiatan ini wujud kerja sama yang baik antara pusat dan daerah dalam menekan inflasi di seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia,” jelasnya.

Menurut Arief, kedua aksi tersebut terbukti efektif dalam mengendalikan inflasi pangan pada Oktober dan November lalu sehingga pelaksanaannya terus ditingkatkan di Desember.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Oktober inflasi kelompok pangan berada di angka -0,97% (m-to-m) dan November berada di posisi 0,00% (m-to-m). Andil inflasi pangan (y-on-y) mengalami penurunan di Oktober 1,72% dan di November menjadi 1,50%.

Terakhir, Arief meminta Kepala Daerah untuk langsung berkoordinasi dengan NFA apabila membutuhkan pasokan komoditas pangan dalam jumlah besar.

“Apabila memerlukan pasokan pangan bisa melakukan koordinasi untuk mobilisasi stok, kita akan bantu teman-teman di daerah,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini