Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Transisi Energi hingga Kawasan Industri Hijau demi Capai Target Nol Emisi

Khairunnisa, Jurnalis · Kamis 08 Desember 2022 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 620 2723105 transisi-energi-hingga-kawasan-industri-hijau-demi-capai-target-nol-emisi-jdxflBH5L5.png Transisi Energi demi Capai Target Nol Emisi Karbon (Foto: ESDM)

JAKARTA - Pemerintah serius mencapai target net zero emissions (NZE) atau nol emisi pada 2060. Hal ini juga didukung oleh PT Pertamina (Persero).

Pertamina dinilai menjadi garda terdepan upaya dekarbonisasi yang terlihat dari berbagai peran aktif BUMN tersebut dalam mitigasi karbon, guna mencapai target nol emisi pada 2060.

Pertamina dinilai mendukung dekarbonisasi melalui berbagai langkah strategis. Termasuk melalui percepatan transisi energi, keterlibatan dalam pengembangan kawasan industri hijau, dan juga partisipasi aktif dalam Business 20 (B20), yang merupakan bagian dari G20 di Bali beberapa waktu lalu.

"Pertamina sangat komit dengan Peta Jalan (Road Map) NZE yang telah diluncurkan. Semua itu bukti mereka sebagai garda terdepan," kata Koordinator Indonesia Energy Watch (IEW) M Adnan Rarasina seperti dilansir Antara, Jakarta, Kamis (9/12/2022).

BACA JUGA:Kejar Net Zero Emission 2060, RI Dapat Dukungan dari Jepang 

Pada tingkat global pun keseriusan Pertamina juga diakui dengan meraih peringkat kedua ESG untuk kategori industri minyak dan gas. Semua itu kan fakta.

Adnan melanjutkan, komitmen Pertamina juga ditunjukkan dengan memberikan perhatian penuh pada pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui transformasi ekonomi hijau.

 

Follow Berita Okezone di Google News

Salah satu dukungan penuh akselerasi transisi energi tersebut, ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam Business 20 (B20) yang merupakan bagian dari G20 di Bali beberapa waktu lalu.

Pengembangan kawasan industri hijau, juga menjadi salah satu contoh peran serta Pertamina dalam dekarbonisasi, lanjutnya, misalnya, ketika BUMN itu berperan dalam pengembangan green industry cluster di Jababeka.

"Peran serta Pertamina dalam kawasan tersebut, antara lain, melalui pemasangan panel untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap," katanya.

Pengembangan kawasan industri hijau, menurut dia, sangat penting. Untuk Jababeka misalnya, di dalamnya terdapat lebih dari 2.000 perusahaan dari 30 negara.

"Salah satu penyumbang karbon terbesar saat ini memang kalangan industri. Untuk itu, upaya Pertamina dalam mengembangkan kawasan industri hijau, diharapkan kan berpengaruh cukup nyata terhadap dekarbonisasi. Terpenting, upaya tersebut tidak berhenti sampai di sana, namun harus berkelanjutan," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini