Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangani Tumpahan Minyak di Laut, Ini Cara RI-Filipina dan Jepang

Nasya Emmanuela Lilipaly, Jurnalis · Senin 24 Juli 2023 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2023 07 24 620 2851146 tangangi-tumpahan-minyak-di-laut-ini-cara-ri-filipina-dan-jepang-yh4V9kBhLV.jpg Cara RI, Filipina dan Jepang Tangani Tumpahan Minyak di Laut (Foto: Okezone)
A A A

JAKARTA - Indonesia, Filipina dan Jepang mempunyai cara untuk menangangi tumpahan minyak di laut. Hal ini ditandai dengan penandatanganan dokumen latihan bersama penanggulangan pencemaran minyak di laut atau Regional Marpolex dilakukan oleh 3 negara pantai yaitu Indonesia, Filipina dan Jepang.

Penandatangan ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) terpilih, Arsenio Antonio Dominguez Velasco dari Republik Panama.

"Tiga negara pantai, Indonesia, Filipina dan Jepang bersiap melakukan latihan Regional Marpolex tahun 2024 di Filipina," ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Rivolindo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (24/7/2023).

Kedatangan Arsenio ke Indonesia merupakan kunjungan perdana ke negara anggota IMO sejak terpilih sebagai Sekjen IMO periode 2024-2028 pada Sidang IMO Council ke 129 di London, Inggris.

Pada Regional Marpolex 2024 nanti, Indonesia akan diwakili oleh Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Filipina menurunkan Philipines Coast Guard dan Jepang diwakili oleh Japan Coast Guard.

"Latihan bersama ini sudah rutin dilakukan oleh tiga negara pantai setiap dua tahun sekali, secara bergantian pelaksanaannya di perairan Indonesia dan perairan Filipina. Adapun Coast Guard Jepang selalu menjadi observer di setiap pelaksanaan Regional Marpolex," jelas Rivolindo.

Follow Berita Okezone di Google News

Selain kegiatan pembahasan akhir dan penandatanganan, juga ada kegiatan workshop yang rencananya akan diikuti oleh 3 negara pantai, seluruh Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai, juga para Unit Pelaksana Teknis Ditjen Perhubungan Laut di wilayah Bali.

"Dengan hadirnya Sekjen IMO terpilih, Arsenio ke Bali tentunya menunjukan bahwa IMO memandang strategis posisi Indonesia sebagai anggota Dewan Council IMO dan tentunya menunjukan perhatian IMO terhadap komitmen Indonesia dalam kesungguhannya meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim," katanya.

Sebagai informasi, kegiatan akan difokuskan kepada penyusunan dokumen latihan bersama penanggulangan pencemaran tumpahan minyak dan penandatanganan dokumen Planning untuk Regional Marpolex 2024 tersebut oleh ketiga negara pantai.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menjadi penanggung jawab pelaksanaan kegiatan dan administrasi Pemerintah atau Maritime Administration pada Organisasi Maritim Internasional di bidang pelayaran (IMO) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 tentang Kementerian Perhubungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini