Kumpulan Berita
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Jumat (6/11/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 1,48 persen ke level 4.955 pada perdagangan hari ini, Jumat (6/11/2026).
Investor saham ternama Lo Kheng Hong menyebut kondisi pasar modal Indonesia saat ini tengah mengalami hujan emas di tengah penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan aksi jual masif investor asing. Menurutnya, pelemahan harga saham justru membuka peluang bagi investor untuk mengoleksi saham-saham berfundamental baik dengan valuasi murah.
Otoritas Jasa Keuangan mencatat investor asing membukukan net sell sebesar Rp16,88 triliun selama Oktober 2026. Aksi jual investor asing ini dipengaruhi oleh pengumuman MSCI soal reklasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market ke standalone market.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 78,57 poin atau 1,60 persen ke level 4.998,34 pada perdagangan hari ini, Kamis (5/11/2026)
Perseroan masih memprioritaskan peningkatan porsi saham publik atau free float untuk memenuhi ketentuan regulator.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 43,35 poin atau 0,88 persen ke level 4.860 pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Rabu (4/11/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,97 persen ke level 4.856 pada perdagangan hari ini, Rabu (4/11/2026)