Kumpulan Berita
Polisi mendalami kerja sama antara PT Lokta Karya Perbakin dengan Yayasan Harapan Ibu (HI), terkait temuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Hingga kini, sebanyak 13 saksi telah diperiksa.
Program Sekolah Unggul Garuda menunjukkan capaian positif dalam mendorong siswa Indonesia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama dunia.
Sejumlah sekolah di Indonesia memiliki aturan yang cukup berbeda dalam hal penampilan siswa.
Saat ini, lanjut Iman, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan ratusan benda berbentuk senjata yang ditemukan dalam ruang kerja mantan Ketua Yayasan Indra Wargadalem (IWD).
Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Yan Sofyan Syafe'i, mengungkap sejarah awal berdirinya sekolah yang kini menjadi sorotan setelah temuan 995 pucuk senjata di lingkungan sekolah. Ratusan senjata api (senpi) itu ditemukan di dalam ruangan tertutup milik mantan ketua yayasan berinisial IWD.
Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI PP) membantah narasi yang menyebut temuan ratusan senjata di lingkungan Sekolah Islam Harapan Ibu, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, merupakan bagian dari konflik internal yayasan untuk menyingkirkan mantan Ketua Yayasan berinisial IWD.
Polda Metro Jaya masih menyelidiki penemuan 995 senjata angin di sebuah sekolah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi kini mendalami lokasi penyimpanan senjata tersebut, termasuk memastikan apakah keberadaan gudang atau tempat penyimpanannya telah diberitahukan sesuai ketentuan.
Polda Metro Jaya menyebut penyidik telah mengantongi dokumen izin impor 995 senjata angin, yang ditemukan di sebuah sekolah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.