Kumpulan Berita
Polda Metro Jaya masih menyelidiki penemuan 995 senjata angin di sebuah sekolah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi kini mendalami lokasi penyimpanan senjata tersebut, termasuk memastikan apakah keberadaan gudang atau tempat penyimpanannya telah diberitahukan sesuai ketentuan.
Polda Metro Jaya menyebut penyidik telah mengantongi dokumen izin impor 995 senjata angin, yang ditemukan di sebuah sekolah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Polisi mengungkap sosok pria berinisial DS sebagai pemilik satu pucuk senjata api (senpi) jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 gauge, yang ditemukan di yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Sebagai informasi, sebanyak 995 senjata beserta amunisi ditemukan tersimpan rapi di sebuah ruangan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, pada Jumat (10/7/2026) lalu.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara terkait temuan ratusan senjata, amunisi, narkotika, hingga CD porno di sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan. Menurutnya, temuan tersebut merupakan pelanggaran serius yang tidak boleh terjadi di lingkungan pendidikan.
Dia meminta penyidik tidak berhenti pada penyitaan barang bukti, tetapi juga menelusuri asal-usul seluruh senjata api dan narkotika tersebut, termasuk yang terlibat dalam penyimpanan maupun kepemilikannya.
Hermawanto mengatakan, pihaknya tak mengetahui asal-usul ratusan senjata tersebut. Apalagi, kata dia, kliennya baru masuk dan menjabat di sekolah tersebut.
Kuasa hukum yayasan sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Hermawanto, mengungkap adanya sebuah bunker yang masih terkunci di dekat ruangan tempat ditemukannya ratusan senjata api, narkotika, dan VCD pornografi.