Kumpulan Berita
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menyarankan agar Bank Indonesia (BI) segera mengambil langkah agresif dengan menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis points (bps) hingga menjadi 5 persen.
Bank Indonesia (BI) menyebut posisi cadangan devisa (cadev) nasional berada dalam kondisi yang sangat kokoh dan lebih dari cukup untuk menjaga ketahanan serta stabilitas moneter dalam negeri. Penegasan ini dikeluarkan guna memberikan kepastian pada pasar di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.
Bank Indonesia (BI) menayatakan posisi cadangan devisa (cadev) nasional berada dalam kondisi yang sangat kokoh dan lebih dari cukup untuk menjaga ketahanan serta stabilitas moneter dalam negeri. Penegasan ini dikeluarkan guna memberikan kepastian pada pasar di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.
Bank Indonesia (BI) menyatakan keyakinannya bahwa nilai tukar Rupiah akan segera keluar dari tekanan dan kembali bergerak menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (AS), terutama saat memasuki periode Juli dan Agustus 2026.
Bank Indonesia (BI) memberikan respons terkait meningkatnya tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang menembus Rp17.500 per dolar AS.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tercatat sebesar USD146,2 miliar, menurun dibandingkan posisi pada akhir Februari 2026 sebesar USD148,2 miliar.
Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit perbankan hingga Maret 2026 mencapai 9,49 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan capaian bulan sebelumnya yang berada di level 9,37 persen.
Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha tetap terjaga meskipun ada penurunan di kuartal I 2026. Hal ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 10,11 persen.