Kumpulan Berita
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp336,00 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (12/3/2026). Jumlah tersebut setara dengan 72 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp57,5 triliun.
BCA mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (shares buyback) Rp5 triliun.
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Hendra Lembong memberikan respons atas terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru.
Arus modal asing kembali masuk lebih besar ke pasar saham domestik pada periode perdagangan 1-5 Desember 2025.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan pembagian dividen interim tunai senilai Rp6,77 triliun untuk tahun buku 2025.
BCA Syariah mencatat kinerja positif yang berkelanjutan. Per September, aset BCA Syariah tumbuh 20,3% secara tahunan (year on year/YoY) mencapai Rp18,1 triliun.
IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,04% ke 8.166,03 setelah sempat mencetak rekor. Aksi jual investor terhadap saham big cap menjadi penyebab. Sektor keuangan, infrastruktur, dan kesehatan menjadi pemberat indeks.
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (foreign net sell) di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp3,1 triliun