Kumpulan Berita

BBCA.


Market Update
23 April 2026

BCA Raup Laba Rp14,7 Triliun di Kuartal I-2026 

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama entitas anak mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp14,7 triliun di Kuartal I-2026. Hal ini meningkat 3,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Hot Issue
20 April 2026

Pembiayaan Pemerintah Naik, BCA (BBCA) Perkuat Peran Distribusi SUN

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkuat perannya pada distribusi Surat Utang Negara (SUN). Hal ini seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan pemerintah dan pendalaman pasar keuangan domestik.

Market Update
18 April 2026

Direksi Kompak Borong Saham BBCA, Ada Apa?

Direksi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kompak borong saham BCA hingga kuartal I-2026.

Market Update
8 April 2026

Fenomena Langka Saham BBCA di Bawah Rp7.000, Investor Harus Apa?

Analis pasar modal memproyeksikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan kembali menguat setelah mengalami penurunan cukup signifikan sejak awal tahun 2026.

Market Update
12 March 2026

BCA Tebar Dividen Rp336 per Saham, Naik 12 Persen

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp336,00 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (12/3/2026). Jumlah tersebut setara dengan 72 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp57,5 triliun.

Market Update
29 January 2026

BCA (BBCA) Bakal Buyback Saham Rp5 Triliun, Ini Jadwalnya

BCA mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (shares buyback) Rp5 triliun.

Market Update
27 January 2026

BCA Raup Laba Rp57,5 Triliun Sepanjang 2025

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan laba bersih sebesar Rp57,5 triliun sepanjang tahun 2025 atau tumbuh sebesar 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit yang solid serta efisiensi operasional yang semakin membaik.

Market Update
7 December 2025

Asing Borong Saham BBCA, BMRI hingga FILM, Tembus Rp2,4 Triliun

Arus modal asing kembali masuk lebih besar ke pasar saham domestik pada periode perdagangan 1-5 Desember 2025.