Kumpulan Berita

BBCA.


Market Update
12 March 2026

BCA Tebar Dividen Rp336 per Saham, Naik 12 Persen

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp336,00 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (12/3/2026). Jumlah tersebut setara dengan 72 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp57,5 triliun.

Market Update
29 January 2026

BCA (BBCA) Bakal Buyback Saham Rp5 Triliun, Ini Jadwalnya

BCA mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (shares buyback) Rp5 triliun.

Hot Issue
27 January 2026

Bos BCA soal Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI: Ide Baru Pertumbuhan Ekonomi

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Hendra Lembong memberikan respons atas terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru.

Market Update
27 January 2026
Market Update
7 December 2025

Asing Borong Saham BBCA, BMRI hingga FILM, Tembus Rp2,4 Triliun

Arus modal asing kembali masuk lebih besar ke pasar saham domestik pada periode perdagangan 1-5 Desember 2025.

Market Update
24 November 2025

BCA Tebar Dividen Interim Rp6,77 Triliun, Cek Jadwalnya

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan pembagian dividen interim tunai senilai Rp6,77 triliun untuk tahun buku 2025.

Hot Issue
1 November 2025

BCA Syariah Bukukan Pembiayaan Rp12,2 Triliun, 24,8% di Sektor Hijau

BCA Syariah mencatat kinerja positif yang berkelanjutan. Per September, aset BCA Syariah tumbuh 20,3% secara tahunan (year on year/YoY) mencapai Rp18,1 triliun.

Market Update
8 October 2025

IHSG Ditutup Melemah ke 8.166 Usai Pelantikan Pejabat Negara

IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,04% ke 8.166,03 setelah sempat mencetak rekor. Aksi jual investor terhadap saham big cap menjadi penyebab. Sektor keuangan, infrastruktur, dan kesehatan menjadi pemberat indeks.

Market Update
5 October 2025

Investor Asing Jual Saham Rp3,1 Triliun, BBRI hingga BBCA Dilepas

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (foreign net sell) di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp3,1 triliun