Kumpulan Berita
BCA mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (shares buyback) Rp5 triliun.
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Hendra Lembong memberikan respons atas terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan laba bersih sebesar Rp57,5 triliun sepanjang tahun 2025 atau tumbuh sebesar 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit yang solid serta efisiensi operasional yang semakin membaik.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan pembagian dividen interim tunai senilai Rp6,77 triliun untuk tahun buku 2025.
BCA Syariah mencatat kinerja positif yang berkelanjutan. Per September, aset BCA Syariah tumbuh 20,3% secara tahunan (year on year/YoY) mencapai Rp18,1 triliun.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meraih laba bersih Rp43,4 triliun pada periode Januari - September alias Kuartal III 2025 tumbuh 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (foreign net sell) di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp3,1 triliun
IHSG diprediksi menguat pada hari Jumat, 19 September 2025. Analis MNC Sekuritas memberikan rekomendasi empat saham pilihan: BBCA, CUAN, MTEL, dan RATU dengan strategi Buy on Weakness.