Kumpulan Berita
Stok beras Bulog turun menjadi 4,722 juta ton dari sebelumnya mencapai 5,4 juta ton. Direktur Utama Bulog, Rizal, mengungkap penurunan stok tersebut disebabkan tingginya penyaluran beras untuk bantuan pangan dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penyaluran bantuan pangan beras 10 kilogram (kg) hingga Desember 2026.
Perum Bulog memastikan ancaman El Nino maupun ekspor beras ke Malaysia tidak akan mengganggu pasokan beras.
Perum Bulog optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras dari hasil panen dalam negeri akan segera tercapai seiring realisasi pengadaan yang telah menyentuh 3,5 juta ton atau sekitar 87 persen dari target nasional hingga 24 Juli 2026.
Perum Bulog membukukan realisasi pengadaan setara beras dari hasil panen petani dalam negeri sebanyak 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026.
Perum Bulog menyerap 3,4 juta ton setara beras dari produksi dalam negeri hingga 14 Juli 2026. Angka ini sekitar 85 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton.
Perum Bulog melalui Kantor Cabang Karawang menyampaikan permohonan maaf terkait adanya kutu beras yang masuk ke area permukiman warga.
Bulog masih akan melakukan pembahasan internal bersama direktur pemasaran dan Kementerian Pertanian sebelum menentukan harga final ekspor beras