Kumpulan Berita
Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menyusun penguatan strategi untuk mengantisipasi ancaman ekstremisme, berbasis kekerasan dan terorisme yang terus berevolusi di era digital serta menyasar generasi muda.
Mereka diduga menyebarkan paham radikal dan terorisme melalui media sosial (medsos).
Mereka ditangkap dari 2 daerah di Sulteng.
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Septian Hario Seto memprediksi potensi lonjakan harga BBM akibat eskalasi perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.
Mayndra menjelaskan, tren rekrutmen terhadap anak dan pelajar meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.
Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana mengungkapkan, bahan berbahaya itu disiapkan pelaku dalam menjalankan aksinya.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap ciri-ciri anak yang terpapar paham radikalisme. Di antaranya mulai dari ketertarikan pada kekerasan hingga perilaku menutup diri.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan sebanyak 70 anak di 19 provinsi teridentifikasi terpapar konten kekerasan yang berujung ekstremisme, akibat pengaruh konten media sosial berjejaring global bernama True Crime Community (TCC). Sebagian besar dari mereka telah menjalani pembinaan oleh kepolisian.