Kumpulan Berita
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan India dan Filipina berminat mengimpor pupuk urea dari Indonesia, seiring posisi produksi nasional yang saat ini mengalami surplus sejauh ini.
Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa sore (21/4/2026). Dalam komunikasi tersebut, PM Albanese menyampaikan apresiasi atas langkah Indonesia memulai ekspor pupuk urea ke Australia sebesar 250 ribu ton pada tahap awal.
Kinerja sektor pertanian Indonesia terus menunjukkan tren yang semakin kuat dan menyeluruh. Tidak hanya ditandai dengan lonjakan ekspor dan penurunan impor, berbagai indikator strategis lainnya juga mengonfirmasi bahwa transformasi pertanian nasional berjalan efektif dan berdampak nyata.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia pada Februari 2026 melonjak. Total nilai impor mencapai USD20,89 miliar, naik 10,85 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor pada bulan Februari tercatat mencapai USD22,17 miliar, mengalami kenaikan sebesar 1,01 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai ekspor Indonesia USD22,17 miliar pada Februari 2026. Angka ekspor ini naik tipis 1,01 persen.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan China menjadi mitra utama dan strategis bagi Indonesia. Bukan tanpa alasan, hal ini karena nilai ekspor Indonesia ke China mencapai angka yang sangat fantastis.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pemerintah akan mengalihkan ekspor ke negara-negara yang minim terdampak konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran, terlebih perdagangan yang bergantung pada arus pelayaran di Selat Hormuz.