Kumpulan Berita
Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pelemahan rupiah terhadap dolar yang berlangsung beruntun pada belakangan waktu ini mesti dicermati sebagai peluang. Kinerja ekspor digadang-gadang bisa digenjot sehingga berdampak pada penguatan neraca perdagangan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus USD89,1 juta pada April 2026. Indonesia mengalami surplus neraca dagang selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor mencapai USD25,21 miliar pada April 2026 atau naik 22,49 persen dibandingkan April tahun lalu.
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bersama Indonesian Mining Association (IMA), Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI - ICMA), Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyatakan dukungan atas langkah Pemerintah dalam memperkuat tata kelola ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA) strategis.
Presiden Prabowo Subianto buka-bukaan soal ekspor sumber daya alam (SDA) satu pintu. Menurut Prabowo, ekspor SDA merupakan langkah strategis pemerintah.
Ekspor sumber daya alam (SDA) yaitu batu bara, kelapa sawit dan paduan besi (ferroalloy) satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Hal ini akan beroperasi hari ini, 1 Juni 2026.
Pemerintah resmi memberlakukan ketentuan baru terkait penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) besok, Senin, 1 Juni 2026. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2026, eksportir SDA diwajibkan merepatriasi atau memulangkan seluruh DHE ke dalam negeri dengan tingkat kepatuhan 100 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato mengumumkan BUMN ekspor, PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) akan beroperasi mulai besok, 1 Juni 2026.