Kumpulan Berita
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 surplus USD1,27 miliar, dengan rincian ekspor USD22,17 miliar dan impor USD20,89 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia pada Februari 2026 melonjak. Total nilai impor mencapai USD20,89 miliar, naik 10,85 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor pada bulan Februari tercatat mencapai USD22,17 miliar, mengalami kenaikan sebesar 1,01 persen.
Pemerintah membuka peluang ekspor beras setelah berhasil mencapai swasembada pada 2025. Kenaikan produksi sebesar 13% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi dasar kebijakan tersebut.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan China menjadi mitra utama dan strategis bagi Indonesia. Bukan tanpa alasan, hal ini karena nilai ekspor Indonesia ke China mencapai angka yang sangat fantastis.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pemerintah akan mengalihkan ekspor ke negara-negara yang minim terdampak konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran, terlebih perdagangan yang bergantung pada arus pelayaran di Selat Hormuz.
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso menyatakan ekspor Indonesia tumbuh sebesar 6,15 persen sepanjang 2025. Tak hanya itu, neraca perdagangan Indonesia juga mencatatkan surplus yang meningkat 31 persen dan telah berlangsung selama 68 bulan berturut-turut.
Sepanjang tahun lalu, total sebanyak 518.212 unit kendaraan diekspor ke luar negeri.