Kumpulan Berita
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) di pasar modal Indonesia hampir Rp100 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,13 persen ke level 5.050,429 sepanjang perdagangan sepekan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 1,48 persen ke level 4.955 pada perdagangan hari ini, Jumat (6/11/2026).
Investor saham ternama Lo Kheng Hong menyebut kondisi pasar modal Indonesia saat ini tengah mengalami hujan emas di tengah penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan aksi jual masif investor asing. Menurutnya, pelemahan harga saham justru membuka peluang bagi investor untuk mengoleksi saham-saham berfundamental baik dengan valuasi murah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 110,49 poin atau naik 2,25 persen ke level 5.030 pada sesi terakhir perdagangan hari ini Kamis (5/11/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 78,57 poin atau 1,60 persen ke level 4.998,34 pada perdagangan hari ini, Kamis (5/11/2026)
Perseroan masih memprioritaskan peningkatan porsi saham publik atau free float untuk memenuhi ketentuan regulator.