Kumpulan Berita
Setelah menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang kaya santan, gula, dan lemak, kadar kolesterol dalam tubuh berpotensi meningkat. Jika tidak segera dikontrol, kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Hari Raya Idul Fitri identik dengan berbagai aktivitas, mulai dari silaturahmi hingga menikmati aneka hidangan khas. Di tengah suasana penuh kebahagiaan ini, menjaga kondisi tubuh tetap prima menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Kanker kolorektal atau Kanker Kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang cukup sering terjadi dan berkaitan erat dengan pola makan. Risiko penyakit ini dapat ditekan dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengatur asupan makanan sehari-hari.
Sarapan roti dan gorengan memiliki risiko yang tinggi untuk dijadikan menu di pagi hari. Lalu baiknya makan apa?
Di era saat ini, orang berlomba-lomba untuk menerapkan gaya hidup sehat. Tak hanya olahraga, tetapi juga asupan nutrisi yang masuk ke tubuh melalui makanan.
Banyak makanan yang sering dianggap sehat ternyata mengandung gula tambahan yang cukup tinggi. Gula tambahan adalah gula yang ditambahkan ke makanan olahan, di luar gula alami yang sudah ada dalam bahan mentah, seperti buah atau susu.
Kesehatan usus berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh secara menyeluruh. Namun, ada sejumlah makanan dan minuman yang dapat berdampak negatif pada lapisan usus serta keseimbangan bakteri di dalamnya jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa disadari.
Gaya hidup sehat tak hanya seputar apa yang kita makan. Faktanya, waktu kapan kita makan juga memiliki dampak besar bagi kesehatan.