Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa program makan bergizi gratis (MBG) memiliki banyak kekurangan. Bahkan, Prabowo mengungkapkan lebih dari 3.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sudah ditutup karena tak memenuhi standar.
adan Gizi Nasional (BGN) membantah kabar yang menyebutkan bahwa meninggalnya seorang balita di Cianjur, Jawa Barat, disebabkan oleh Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
BGN menghentikan sementara operasional 47 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana melaporkan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto, dalam kegiatan Retret Kabinet Merah Putih Jilid II yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa 6 Januari 2026.
Namun demikian, Dadan masih bisa bersyukur, jumlah kasus keracunan masih terbilang sedikit dibanding total produksi MBG.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa target penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 82,9 juta penerima manfaat kemungkinan mengalami kemunduran. Target yang sebelumnya ditetapkan tercapai pada akhir tahun ini diperkirakan bergeser hingga Februari 2026.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menutup sebanyak 106 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau unit dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP).